FINANCE

Pengertian FOMC dan Pengaruhnya Bagi Investasi

Ini pengaruh FOMC terhadap ekonomi dan pasar saham.

Pengertian FOMC dan Pengaruhnya Bagi InvestasiIlustrasi : Gedung bank central Amerika Serikat atau The Federal Reserve di Washington, Amerika Serikat. (Shutterstock/Paul Brady Photography)

by Suheriadi

14 November 2022

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Federal Open Market Committee atau FOMC ialah rapat dewan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed dalam memutuskan kebijakan ke depan. FOMC juga merupakan bagian dari The Fed atau Federal Reverse System yang merupakan bank sentral Amerika Serikat.

Tentu bagi kita seorang investor, seluruh kebijakan bank sentral baik dalam negeri dan The Fed menjadi poin utama dalam pengambilan keputusan dalam berinvestasi.  Memang betul, FOMC hanya akan memutuskan kebijakan moneter di Amerika, namun hasilnya mempengaruhi ekonomi dan pasar saham global. Sebab, dalam pengambilan keputusan, FOMC juga mempertimbangkan perekomomian global.

Oleh karena itu, tak jarang para investor yang resah dan berspekulasi saat rapat FOMC sedang diselenggarakan, karena setiap keputusan akan mempengaruhi investasi yang dilakukannya.

Peran dan fungsi dari FOMC

The Federal Reserve ( FED ) to control interest rates. (Shutterstock/Pla2na)

Peran FOMC sendiri ialah mengurus kebijakan moneter AS, mulai dari suku bunga, stimulus moneter, jumlah uang yang beredar, program pembelian atau penjualan saham dan obligasi pemerintah, hingga mengatur masalah lapangan pekerjaan. Semua ini akan dibahas setiap rapat FOMC.

FOMC memiliki rapat rutin yang dilakukan sebanyak 8 kali dalam setahun dan jadwalnya akan diumumkan setiap awal tahun. Tetapi bisa juga dilakukan lebih banyak apabila terdapat kebutuhan mendesak. Rapat FOMC ini tidak dilaksanakan di depan umum dan hanya bisa disaksikan di situs web Federal Reverse atau The Fed.

Hasil keputusan-keputusan dari rapat FOMC bukan hanya akan mempengaruhi Amerika, tetapi namun juga kerap memberikan efek domino yang meluas ke seluruh dunia dan berbagai bank sentral di seluruh negara.

Hal tersebut terjadi lantaran mata uang US Dollar digunakan sebagai penentu nilai mata uang dunia dan sebagai acuan investor berinvestasi. Jadi, melemah dan menguatnya mata uang AS sangat mempengaruhi pergerakan pasar modal, dan tidak jarang banyak investor yang memprediksi saat rapat FOMC sedang dilaksanakan.

Ini pengaruh FOMC terhadap ekonomi dan pasar saham

Candlestick adalah grafik untuk menganalisis pasar saham di masa mendatangilustrasi candlestick (pexels.com/Alesia Kozik)