Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Bukan Fashion, Hotel Mewah Kini Kuasai Pasar Luxury Eropa

Bukan Fashion, Hotel Mewah Kini Kuasai Pasar Luxury Eropa
Dok. Marriott International
Intinya Sih
  • Industri hotel mewah di Eropa mengalami lonjakan besar, menggantikan dominasi fesyen sebagai motor utama pertumbuhan sektor luxury global berkat investasi dan peningkatan wisata internasional.
  • Operator besar seperti IHG, Marriott, Radisson, dan Accor memperluas portofolio dengan proyek baru yang menonjolkan desain modern, keberlanjutan, serta pengalaman menginap berbasis budaya lokal.
  • Tren ini menandai pergeseran selera konsumen luxury menuju pengalaman autentik dan berkarakter, menjadikan hospitality sebagai pusat inovasi dan pertumbuhan industri barang mewah dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE - Lonjakan pengembangan hotel mewah di Eropa menandai pergeseran penting dalam industri barang mewah global. Jika sebelumnya pertumbuhan sektor luxury identik dengan fesyen dan aksesori, saat ini hospitality justru muncul sebagai mesin pertumbuhan baru.

Investasi besar-besaran, peluncuran merek baru, hingga ekspansi agresif operator global memperlihatkan bahwa pengalaman menginap mewah semakin menjadi pusat persaingan industri.

Laporan Travel and Tour World mencatat industri perhotelan Eropa memasuki fase ekspansi yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 2026. Pertumbuhan ini ditopang lonjakan kunjungan wisata internasional serta arus investasi besar ke sektor hospitality. United Nations World Tourism Organization (UNWTO) mencatat Eropa menerima 793 juta kunjungan internasional pada 2025, tertinggi sepanjang sejarah, yang kemudian memicu investasi lebih dari 27 miliar euro untuk sekitar 1.050 hotel baru di kawasan tersebut.

Ekspansi ini melibatkan operator besar seperti IHG Hotels & Resorts, Marriott International, Radisson Hotel Group, Domes Resorts, hingga Dalata Hotel Group yang menyiapkan pembukaan hotel baru secara masif pada 2026.

Ekspansi tersebut tidak sekadar menambah jumlah kamar, melainkan menggeser standar industri menuju pengalaman mewah yang dipadukan dengan desain modern dan praktik berkelanjutan. Booming hotel ini bukan sekadar menambah kamar, tetapi menciptakan pengalaman yang tak terlupakan, berkelanjutan, dan terhubung dengan budaya lokal.

IHG Hotels & Resorts, misalnya, memperluas portofolionya di Eropa sebesar 27 persen dalam tiga tahun terakhir dengan tambahan 32.800 kamar di 40 negara. Perusahaan juga menyiapkan lebih dari 1.230 hotel dalam pipeline, termasuk proyek luxury seperti Six Senses London dan InterContinental Prague yang memperkuat posisi di kota-kota utama Eropa.

“Di seluruh Eropa, IHG terus membangun momentum dengan memperluas portofolio secara terarah, melampaui 150.000 kamar yang beroperasi di kawasan ini—sebuah tonggak penting bagi bisnis kami,” kata Karin Sheppard, SVP & Managing Director Europe IHG Hotels & Resorts, dalam keterangan resmi (24/3).

Sementara itu, Marriott International mempercepat ekspansi dengan meluncurkan merek baru Series by Marriott pada 2026, sekaligus menyiapkan berbagai properti premium di Yunani melalui merek seperti Residence Inn, Le Méridien, hingga jaringan high-end lain seperti JW Marriott dan W Hotels.

“2025 menjadi tahun pertumbuhan kuat bagi Marriott International di kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, ditandai ekspansi strategis serta momentum di berbagai segmen. Kami terus mengembangkan portofolio secara terarah dengan masuk ke destinasi baru, memperluas merek secara selektif, dan menghadirkan pengalaman yang semakin beragam bagi tamu,” kata Satya Anand, President Europe, Middle East & Africa Marriott International.

Marriott International juga mengembangkan segmen midscale yang merupakan salah satu area pertumbuhan paling dinamis di sektor hospitality Eropa saat ini. "Didorong wisatawan yang menginginkan nilai terbaik tanpa mengorbankan kualitas dan konsistensi,” ujar Jerome Briet, Chief Development Officer EMEA Marriott International.

Di saata yang sama, Radisson Hotel Group mengembangkan properti kelas atas dan hotel berkonsep net-zero, termasuk Radisson RED Oslo City Centre yang mengusung konsep ramah lingkungan. Domes Resorts memperluas jaringan luxury di kawasan Mediterania, sedangkan Room00 menargetkan wisatawan milenial dengan hotel desain modern di pusat kota-kota besar Eropa.

Gelombang ekspansi tersebut menegaskan bahwa hospitality kini menjadi salah satu arena utama pertumbuhan luxury. Pergeseran ini juga terlihat dari strategi grup hotel global yang meluncurkan merek baru berbasis pengalaman dan heritage.

Grup Accor, misalnya, memperkenalkan Emblems Collection sebagai lini boutique hotel mewah berbasis lokasi bersejarah. Properti pertama di Prancis akan berlokasi di Citadelle Vauban di Belle-Île-en-Mer, dengan pembukaan dijadwalkan pada kuartal kedua 2027. Melansir Paris Select Book, hotel ini akan menawarkan 90 kamar dan suite, restoran gastronomi lokal, area wellness seluas 2.000 meter persegi, hingga museum yang menampilkan sejarah benteng tersebut.

Strategi ini menitikberatkan pengalaman budaya dan keterikatan lokal sebagai diferensiasi. “Emblems Collection bertujuan menonjolkan destinasi berkarakter, dengan lokasi bernilai sejarah, arsitektur, atau alam yang kuat, serta pengalaman yang berakar pada budaya lokal,” demikian kata manajemen mengutip laman resmi Accor.

Accor menargetkan ekspansi cepat dengan enam lokasi tambahan hingga 2027 dan sekitar 60 destinasi global pada 2032. Pendekatan tersebut mencerminkan perubahan selera konsumen luxury yang kini lebih mencari pengalaman autentik dibanding layanan standar.

Booming hotel mewah di Eropa ini memperlihatkan bahwa industri hospitality tidak lagi sekadar pelengkap dalam ekosistem luxury, melainkan telah menjadi motor pertumbuhan baru. Dengan meningkatnya wisatawan global, investasi besar, serta pergeseran preferensi menuju pengalaman unik, sektor ini diperkirakan akan terus memanas dalam beberapa tahun ke depan.

Share
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .
Follow Us

Latest in Luxury

See More