Dari Aspal ke Laut: Ekspansi Brand Supercar Mewah ke Powerboat

- Pasar kapal mewah diprediksi tumbuh hingga US$30,46 miliar pada 2035, didorong tren experiential luxury, pariwisata premium, dan meningkatnya minat generasi muda terhadap aktivitas laut.
- Aston Martin, Porsche, Lexus, dan Maserati memperluas identitas merek mereka ke dunia maritim melalui kolaborasi dengan galangan kapal ternama untuk menghadirkan powerboat berperforma tinggi dan desain eksklusif.
- Setiap brand menonjolkan karakter unik: Aston Martin dengan AM37 elegan, Porsche lewat Frauscher x Porsche listrik edisi terbatas, Lexus melalui yacht LY 680 mewah, serta Maserati dengan Tridente bertenaga listrik.
Jakarta, FORTUNE - Beberapa tahun terakhir ini , kapal mewah menjadi panggung baru sejumlah jenama otomotif mewah dalam mengekspresikan identitas merek dan DNA masing-masing.
Mereka tidak saja melakukan diversifikasi produk, tapi juga menerapkan strategi membangun ekosistem gaya hidup serta semacam experiential luxury, yang lebih berfokus pada pengalaman konsumen ketimbang kepemilikan.
Meskipun begitu, sebagian besar jenama tidak membangun kapal sendiri, melainkan bermitra dengan galangan kapal profesional.
Market Research Future memperkirakan pasar kapal mewah tumbuh menjadi US$30,46 miliar pada 2035 dari US$18,63 miliar pada 2025, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) 5,04 persen pada rentang 2025–2035.
Pasar bernilai puluhan miliar dolar ini ditopang oleh beragam faktor yang saling terkait. Pertumbuhan pariwisata mewah menjadi penggerak utama, seiring meningkatnya daya beli konsumen kelas atas dan menguatnya tren experiential luxury.
Aktivitas seperti yachting,sailing, hingga pelayaran eksklusif pun kian diminati sebagai simbol gaya hidup dan kebebasan. Pada saat bersamaan, kemajuan teknologi memainkan peran penting membentuk lanskap kapal mewah modern. Inovasi pada desain, material, dan sistem propulsi tidak hanya meningkatkan performa, tetapi juga efisiensi dan kenyamanan berlayar.
Minat yang kian besar terhadap olahraga air dan aktivitas rekreasi turut memperluas pasar kapal mewah, terutama di kalangan konsumen muda yang menggemari pengalaman petualangan— dari wakeboarding dan jet skiing hingga memancing di laut lepas.
Merespons dinamika tersebut, para produsen berlomba menghadirkan kapal yang tidak hanya menawarkan kemewahan, tapi juga performa tinggi dan fleksibilitas.
Aston Martin

Aston Martin menandai babak barunya kedunia pelayaran dalam ajang Monaco Yacht Show 2017. Lewat AM37, powerboat sepanjang 11,27 meter, pabrikan asal Inggris itu menginterpretasikan DNA otomotif ke dalam lini maritim.
Dikembangkan selama dua tahun bersama Quintessence Yachts dan arsitek kapal Mulder Design, AM37 lahir dari pertemuan dua dunia: rekayasa otomotif mewah dan keahlian yachting kelas atas. Para perancang Aston Martin yang sebelumnya menggarap model ikonik seperti One-77, Vulcan, hingga DB11, turut membawa sentuhan craftsmanship khas otomotif ke dalam desain kapal.
AM37 merupakan day cruiser yang dapat dimanfaatkan untuk beristirahat dengan mengonversi meja menjadi ranjang. Kabinnya dilengkapi pencahayaan yang membuat rileks. Kapal ini tersedia dalam dua versi: AM37 berkecepatan puncak sekitar 45 knot, ditenagai pilihan dua mesin Mercury diesel 370 hp atau dua mesin bensin Mercury 430 hp; serta AM37S dengan kecepatan hingga 50 knot yang berasal dari dua mesin bensin Mercury 520 hp.
Menurut beberapa sumber, kapal cepat ini dihargai sekitar US$1,6 juta atau Rp26,7 miliar.
Frauscher x Porsche

Pabrikan Jerman ini berkolaborasi dengan galangan kapal Frauscher asal Austria demi mengembangkan electric powerboat Frauscher x Porsche 850 Fantom Air, yang juga dirancang memiliki performa maksimal di air dengan Porsche E-Performance.
Kapal ini mengadopsi penuh Frauscher 858 Fantom Air, dengan panjang lambung 8,67 m dan lebar 2,49 m. Dengan bobot kering 2.800 kg, kapal ini diklaim memiliki kecepatan tertinggi 85 km/jam.
Porsche juga melakukan penyesuaian dan pengembangan terbaru teknologi penggerak yang sebelumnya dirancang untuk kendaraan jalan raya agar dapat digunakan di atas air. Frauscher x Porsche 850 Fantom Air memanfaatkan komponen Premium Platform Electric (PPE) yang juga menjadi basis SUV Porsche Macan listrik.
Saat diluncurkan pada 2024, Porsche dan Frauscher hanya memproduksi 25 unit edisi perdana, menjadikannya objek incaran kolektor dan penikmat pengalaman mewah.
Untuk dapat mengoleksinya, Anda bisa menebusnya dengan harga €561.000 atau sekitar Rp10,9 miliar.
Lexus
Berakar pada filosofi ‘Making Luxury Personal’, Lexus memaknai hal itu pada mobilitas pelanggan. Melalui Lexus LY 680 Luxury Yacht, mereka menyempurnakan kemewahan dan menciptakan performa tinggi dalam sebuah kapal pesiar untuk menghadirkan pengalaman berlayar yang kian personal dan berkelas.
Dikembangkan dari LY 650 Luxury Yacht yang diperkenalkan pada 2018,LY 680 menegaskan posisi Lexus sebagai pengusung gaya hidup mewah. Berkat kolaborasi para takumi dan para ahli, terciptalah kapal pesiar yang merefleksikan kualitas, desain, dan performa khas Lexus.
Kapal ini dirancang dengan ketelitian tinggi dan perhatian pada setiap detail. Karenanya, Anda akan menemukan ruang privat yang menenangkan. Dengan panjang 20,6 m dan lebar 5,76 m, LY 680 membawa desain ramping melalui adopsi Lexus L-finesse yang menyeimbangkan efisiensi ruang dengan estetika desain mutakhir.
Maserati
Berangkat dari dunia kompetisi, Maserati terus memperluas strategi elektrifikasinya jauh menembus laut. Bersama Vita Power, jenama asal Modena, Italia, ini melahirkan Tridente— kapal listrik mewah yang menjadi perluasan gaya hidup tanpa emisi di atas air.
Didesain sebagai dayboat eksklusif sepanjang 10,5 m, Tridente bisa digunakan untuk pelayaran santai di danau dan pesisir. Dibangun dari serat karbon ringan, Tridente menghadirkan esensi performa balap ke atas air dalam gaya khas Maserati.
Dengan daya puncak 600 hp dan kapasitas baterai 252 kWh, kapal ini mampu menghasilkan kecepatan jelajah 25 knot, dan kecepatan maksimum 40 knot. Tridente juga dilengkapi fitur pengisian daya DC cepat yang memungkinkan pengisian dalam waktu kurang dari satu jam.
Lalu, desainnya menampilkan garis halus, lambung serat karbon ringan, lapisan rose-gold yang mencolok, dan logo trisula yang khas pada bagian depan. Tridente disempurnakan oleh para perajin Hodgdon Yachts, galangan kapal legendaris asal Maine, Amerika Serikat, dengan tradisi lebih dari dua abad.
Spesialis pembuat tender superyacht memastikan setiap detail Tridente merefleksikan standar tertinggi. Harga yang ditawarkan untuk kapal mewah Maserati Tridente ini berkisar US$2,6 juta atau Rp44 miliar.


















