Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

AADI Buyback Saham Rp5 Triliun, Saham Menguat 5,65 Persen

3 min read
AADI Buyback Saham Rp5 Triliun, Saham Menguat 5,65 Persen
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) (adaroindonesia.com)

  • AADI memulai buyback saham bertahap pada 20 Oktober dengan dana maksimal Rp5 triliun.

  • Buyback dilakukan melalui BEI hingga 22 Mei 2027, maksimal 10 persen modal ditempatkan, memakai kas internal, serta dapat dihentikan saat dana habis atau target tercapai.

  • Dengan asumsi dana penuh digunakan, laba per saham diproyeksikan naik menjadi 0,10401 dolr AS, sementara aset dan ekuitas turun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mulai melaksanakan pembelian kembali saham (buyback) secara bertahap pada Selasa (20/10). Perseroan menyiapkan dana maksimal Rp5 triliun untuk aksi korporasi tersebut.

Corporate Secretary & Chief Corporate Communication AADI, Ray Aryaputra, menyatakan buyback mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis perseroan. Ia menegaskan buyback juga mendukung stabilitas pasar modal Indonesia.

  1. Periode dan ketentuan buyback AADI

    AADI akan melaksanakan buyback melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 22 Mei 2027. Program ini merupakan tindak lanjut persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 pada 22 Mei 2026.

    Rencana tersebut sebelumnya telah diumumkan melalui keterbukaan informasi pada April 2026. Dana buyback mencakup biaya transaksi, tetapi belum termasuk komisi perantara pedagang efek dan biaya terkait lainnya.

    Jumlah saham yang dibeli kembali dibatasi maksimal 10 persen dari modal ditempatkan. AADI juga wajib menjaga kekayaan bersih agar tidak berada di bawah batas minimum yang ditetapkan regulasi.

    Pembelian saham dilakukan dengan harga penawaran yang lebih rendah atau sama dengan harga transaksi sebelumnya, sesuai ketentuan BEI.

    AADI memiliki fleksibilitas menentukan waktu pembelian dengan mempertimbangkan kondisi pasar. Program dapat dihentikan lebih awal jika dana yang dialokasikan telah habis atau target pembelian saham tercapai. Penghentian tersebut wajib diumumkan melalui keterbukaan informasi.

    Ray menegaskan pelaksanaan buyback tetap mengacu pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) dan ketentuan perundang-undangan.

  2. Sumber dana dan dampak buyback terhadap keuangan AADI

    AADI akan menggunakan kas internal untuk membiayai buyback. Manajemen menilai saldo laba dan arus kas yang tersedia cukup untuk mendukung buyback tanpa mengganggu keuangan perseroan.

    AADI juga menyatakan buyback diharapkan meningkatkan likuiditas perdagangan saham. Perseroan berharap harga saham dapat lebih mencerminkan nilai fundamental bisnis serta meningkatkan kepercayaan investor.

    Manajemen turut menyampaikan proyeksi dampak buyback terhadap laporan keuangan dengan asumsi penggunaan dana maksimal Rp5 triliun. Berdasarkan proforma untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, laba per saham dasar diperkirakan meningkat dari 0,09762 dolar AS menjadi 0,10401 dolar AS.

    Di sisi lain, total aset dan ekuitas diproyeksikan berkurang masing-masing sekitar 292,02 juta dolar AS. Total aset diperkirakan turun dari 5,71 miliar dolar AS menjadi 5,41 miliar dolar AS, sedangkan ekuitas berkurang dari 3,65 miliar dolar AS menjadi 3,36 miliar dolar AS.

  3. Saham AADI naik 5,65 persen hari ini

    Pada perdagangan hari ini, Selasa (20/10) hingga penutupan sesi I, saham AADI naik 5,65 persen ke level Rp10.750. Meski demikian, saham AADI masih terkoreksi 7,73 persen dalam lima hari terakhir dan 7,33 persen dalam sebulan. Secara tahun berjalan (year to date/YTD), saham AADI telah menguat 52,48 persen.

    Selain AADI, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), sesama emiten Grup Adaro, juga mulai melaksanakan buyback pada Selasa (20/10). Program tersebut telah mendapat persetujuan RUPST pada 17 April 2026 dengan periode pelaksanaan selama 12 bulan sejak 18 April 2026.

    FAQ seputar AADI buyback saham

    Berapa nilai maksimal buyback saham AADI?

    AADI menyiapkan dana maksimal Rp5 triliun untuk pembelian kembali saham.

    Kapan periode buyback AADI berakhir?

    Periode pelaksanaan buyback berlangsung hingga 22 Mei 2027.

    Dari mana sumber dana buyback AADI?

    Dana pembelian kembali saham seluruhnya berasal dari kas internal perseroan.

    Berapa harga saham AADI pada 20 Oktober 2026?

    Hingga penutupan sesi I, saham AADI berada di level Rp10.750, naik 5,65 persen pada hari itu.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More