Comscore Tracker
MARKET

8 Tips Main Saham Online

Agar dapat menjadi investor atau trader yang sadar risiko.

8 Tips Main Saham OnlineShutterStock/AndreyPopov

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

Jakarta, FORTUNE - Teknologi yang semakin berkembang membuat transaksi saham kini lebih mudah secara online. Namun, pemahaman akan seluk beluk saham pun tetap penting agar tidak dihinggapi kerugian. Mengutip Lifepal, berikut beberapa tips main saham online agar kita dapat menjadi investor atau trader yang sadar risiko.​​​​​​​

Pilih perusahaan sekuritas yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang sudah mengantongi izin usaha dari OJK untuk menjadi perantara pedagang efek, pihak penjamin emisi efek, atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan ketentuan dan peraturan pengawas pasar modal.

Saat memutuskan masuk ke dunia saham online, penting memilih perusahaan sekuritas yang legal dan aman, terutama untuk menjamin keamanan dan terhindar dari risiko kerugian atau investasi bodong.

Pembelian saham online baru dapat dilakukan setelah memiliki rekening saham yang didaftarkan perusahaan sekuritas. Berikut ini adalah beberapa perusahaan sekuritas yang menyediakan fasilitas pendaftaran online.

  • BCA Sekuritas

  • BNI Sekuritas

  • Indo Premier Sekuritas

  • Mandiri Sekuritas

  • Sinarmas Sekuritas

Ketahui deposit awal dan fee transaksi saham di setiap perusahaan sekuritas

Tidak semua perusahaan sekuritas mematok aturan deposit awal yang sama. Begitu juga dengan biaya transaksi atau jual beli saham. Besarannya pun berbeda. Sebagai pertimbangan untuk menyesuaikan dengan anggaran investasi, berikut beberapa perusahaan sekuritas beserta deposit awal dan biaya transaksi.

  • MNC Sekuritas:
    Deposit awal: Rp100 ribu – Rp2 juta
    Biaya transaksi: Buy: 0,18%, Sell: 0,28%
  • Mirae Asset Sekuritas:
    Deposit awal: Rp3 juta – Rp10 juta
    Biaya transaksi: Buy: 0,15%, Sell: 0,25%
  • Mandiri Sekuritas:
    Deposit awal: Rp5 juta – Rp10 juta
    Biaya transaksi: Buy: 0,18%, Sell: 0,28%
  • Indo Premier Sekuritas:
    Deposit awal: Tidak ada minimum
    Biaya transaksi: Buy: 0,19%, Sell: 0,29%

Pelajari tutorial jual beli saham dari perusahaan sekuritas

Saat awal menggunakan aplikasi online trading mungkin akan sedikit membingungkan. Namun, biasanya perusahaan sekuritas menyediakan tutorial atau panduan penggunaan. Tutorial tersebut dapat ditemukan pada aplikasi, situs web, YouTube atau bahkan bertanya langsung ke perusahaan sekuritas.

Mulai beli saham anggota indeks yang disediakan BEI

Indeks saham adalah ukuran statistik yang mencerminkan keseluruhan pergerakan harga atas sekumpulan saham yang dipilih berdasarkan kriteria dan metodologi tertentu serta dievaluasi secara berkala. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki 35 indeks saham, antara lain LQ45, IDX30, IDX Value 30, IDX Growth 30, IDX High Dividend 20, hingga Jakarta Islamic Index (JII).

Tujuan dari Indeks saham antara lain mengukur sentimen pasar; benchmark bagi portofolio aktif; produk investasi pasif; proksi untuk kelas aset pada alokasi aset; dan proksi dalam mengukur dan membuat model pengembalian investasi (return), risiko sistematis dan kinerja yang disesuaikan dengan risiko.

Tetapkan tujuan main saham online, antara investasi atau trading

Ketika menempatkan dana di pasar modal, khususnya pasar saham, Anda perlu menyadari tujuan masuk ke sana sejak awal: apakah untuk berinvestasi atau trading. Hal ini penting untuk dilakukan, terutama sebagai dasar pengambilan keputusan dan berbagai strategi lanjutan setelah aktif di dunia saham.

Investasi dilakukan dalam jangka panjang (long term) untuk meraup pemasukan dalam jangka panjang, sementara trading dilakukan dalam jangka pendek (short term) untuk meraih keuntungan lebih cepat. Investasi cenderung melihat fundamental dan kinerja perusahaan, sedangkan trading memantau pola dan pergerakan harga saham.

Lakukan diversifikasi saham untuk meminimalkan kerugian

Saham termasuk instrumen pasar modal yang harganya fluktuatif. Pada satu waktu bisa untung, namun bisa saja di lain waktu merugi. Oleh karena itu, investasi saham pun sebaiknya tidak berfokus pada satu saham.

Diversifikasi menjadi cara meminimalkan risiko kerugian, sebagai strategi berinvestasi untuk meminimalkan risiko dari instrumen yang mengalami penurunan harga. Beli saham dari sektor berlainan dan pastikan saham tersebut termasuk saham yang ada dalam indeks BEI.

Pelajari fundamental perusahaan, jangan mudah terpengaruh rumor atau sentimen!

Rumor atau sentimen sering kali muncul dan efektif memengaruhi banyak pemegang saham. Tanpa melakukan analisis fundamental terlebih dahulu, banyak pemain saham pemula ikut-ikutan rumor yang ada dengan harapan harganya terus naik dan mereka menikmati keuntungan dari selisih harga jual beli (capital gain). Padahal, kenyataannya belum tentu demikian.

Inilah pentingnya mempelajari fundamental perusahaan, mencermati perkembangan ekonomi dan menilai prospek industri ke depan, supaya kita tidak salah pilih saham dan akhirnya merugikan kita.

Selalu belajar dari pengalaman

Pengalaman akan memberi kita pelajaran tentang bagaimana mengontrol emosi saat saham turun dan tidak panik karena berpegang pada hasil analisis meskipun tidak 100 persen akurat. Banyak pemula dalam saham online gagal karena tidak sanggup menguasai emosi. Ujungnya, terjadi panic buying serta panic selling. Terus belajar dan disiplin dalam melakukan analisis setidaknya berperan mengurangi risiko di pasar saham dan berpotensi memaksimalkan modal investasi.

Related Topics

Related Articles