Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BYAN Akui Tak Tahu Rencana Akuisisi Saham oleh Haji Isam
ilustrasi PT Bayan Resources Tbk (BYAN) (bayan.com.sg)
  • Manajemen Bayan Resources menyatakan belum menerima informasi mengenai rencana akuisisi sekitar 62,2 persen saham BYAN oleh Haji Isam atau pihak terafiliasinya.
  • Rumor akuisisi mendorong saham BYAN menguat, mencapai ARA Rp17.275 pada 18 Agustus; dalam sepekan, saham emiten batu bara ini naik sekitar 43,66 persen.
  • Angka 62,2 persen merujuk kepemilikan Low Tuck Kwong 40,24 persen dan Elaine Low 22 persen, sementara agenda RUPSLB JARR pada 21 September 2026 belum diumumkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apakah rumor akuisisi BYAN sudah cukup jelas?
Vote Now
29 Mei 2026

Data pemegang saham mencatat Low Tuck Kwong menguasai 40,24 persen saham BYAN dan Elaine Low sekitar 22 persen.

Selasa (18/8)

Saham BYAN menyentuh level auto rejection atas (ARA) di Rp17.275 per saham.

Rabu (19/8)

Jenny Quantero menyatakan BYAN belum mengetahui rencana transaksi pengambilalihan dan/atau akuisisi sekitar 62,2 persen saham oleh Haji Isam atau pihak terafiliasi.

21 September 2026

PT Jhonlin Agro Raya Tbk menjadwalkan RUPSLB.

hingga kini

Agenda resmi RUPSLB PT Jhonlin Agro Raya Tbk belum diumumkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apakah rumor akuisisi BYAN sudah cukup jelas?
Vote Now
  • What?
    BYAN menanggapi rumor pengambilalihan dan/atau akuisisi sekitar 62,2 persen saham oleh Haji Isam atau pihak terafiliasinya.
  • Who?
    PT Bayan Resources Tbk, Jenny Quantero, Haji Isam, Low Tuck Kwong, Elaine Low, dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk terlibat dalam informasi yang beredar.
  • Where?
    Jakarta.
  • When?
    Jenny menyampaikan keterangan dalam keterbukaan informasi yang dikutip Rabu (19/8).
  • Why?
    Rumor pasar mengaitkan potensi perubahan pengendali dengan kepemilikan Low Tuck Kwong dan Elaine Low sekitar 62,22 persen saham BYAN.
  • How?
    Manajemen BYAN menyatakan melalui keterbukaan informasi bahwa perseroan belum memperoleh informasi mengenai rencana akuisisi tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apakah rumor akuisisi BYAN sudah cukup jelas?
Vote Now

BYAN bilang mereka belum tahu ada rencana Haji Isam membeli saham mereka. Orang-orang sedang membicarakan kemungkinan membeli sekitar 62,2 persen saham BYAN. Rumor itu membuat saham BYAN naik. JARR milik Haji Isam juga akan mengadakan RUPSLB pada 21 September 2026, tetapi agendanya belum diumumkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apakah rumor akuisisi BYAN sudah cukup jelas?
Vote Now

Penjelasan Bayan Resources melalui keterbukaan informasi memberi gambaran resmi di tengah rumor transaksi saham. Manajemen menyatakan belum menerima informasi rencana akuisisi, sementara pemegang saham pengendali menyebut peluang investasi dapat dipertimbangkan. Keterangan ini membedakan posisi perseroan dari spekulasi pasar dan agenda RUPSLB yang belum diumumkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apakah rumor akuisisi BYAN sudah cukup jelas?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) buka suara mengenai rumor rencana pengambilalihan saham perseroan oleh pengusaha asal Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad, alias Haji Isam. Manajemen BYAN menegaskan belum mengetahui adanya rencana transaksi tersebut.

Corporate Secretary Bayan Resources, Jenny Quantero, mengatakan hingga saat ini perseroan tidak memperoleh informasi mengenai rencana akuisisi tersebut.

"Sampai saat ini, BYAN tidak mengetahui adanya rencana transaksi pengambilalihan dan/atau akuisisi sekitar 62,2 persen saham BYAN oleh Haji Isam atau pihak yang terafiliasi dengan Haji Isam," demikian Jenny dalam keterbukaan informasi yang dikutip Rabu (19/8).

Meski demikian, pemegang saham pengendali BYAN telah menyampaikan kepada manajemen bahwa mereka sebagai investor dapat mempertimbangkan berbagai kesempatan dan peluang demi memaksimalkan investasi di Bayan Resources.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah rumor pasar yang mendorong lonjakan saham BYAN dalam beberapa hari terakhir. Pada perdagangan Selasa (18/8), saham perusahaan batu bara tersebut bahkan menyentuh level auto rejection atas (ARA) Rp17.275 per saham.

BRI Danareksa Sekuritas sebelumnya menyebut desas-desus mengenai kemungkinan akuisisi oleh Haji Isam sebagai salah satu katalis utama penguatan saham BYAN. Pasar berspekulasi pihak yang terkait dengan kelompok usaha Jhonlin Group akan mengambil alih sekitar 62 persen saham perseroan.

Spekulasi tersebut kian ramai setelah PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), perusahaan yang dimiliki Haji Isam, menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 September 2026. Namun, hingga kini agenda resmi RUPSLB tersebut belum diumumkan.

Adapun angka sekitar 62,2 persen yang beredar di pasar berkaitan dengan struktur kepemilikan saham BYAN. Berdasarkan data pemegang saham per 29 Mei 2026, Low Tuck Kwong menguasai 40,24 persen saham BYAN, sedangkan Elaine Low memiliki 22 persen.

Jika digabungkan, kepemilikan keduanya mencapai sekitar 62,22 persen. Struktur kepemilikan inilah yang kemudian menjadi salah satu dasar munculnya spekulasi mengenai potensi perubahan pengendali di perusahaan tersebut.

Di tengah rumor tersebut, kinerja saham BYAN turut mencuri perhatian investor. Dalam sepekan terakhir, saham emiten batu bara milik konglomerat Low Tuck Kwong itu telah menguat sekitar 43,66 persen.

Ikuti polling akuisisi saham BYAN

Menurutmu, apakah rumor akuisisi BYAN sudah cukup jelas?

See More
Ya, sudah cukup jelas
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak, masih perlu informasi resmi

Editorial Team

Related Article