RANS menjadi perusahaan tercatat ke-7 di BEI sepanjang 2026. Perseroan menawarkan 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp170 per saham.
Melalui aksi korporasi tersebut, perusahaan menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar. Dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat sejumlah lini bisnis, antara lain penyelenggaraan konser, akuisisi PT Rans Kosmetika Indonesia, pengembangan wahana bermain Cipungland, investasi pada perusahaan patungan berbasis akal imitasi (AI), pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi, serta tambahan modal kerja anak usaha.
Pada perdagangan perdana, saham RANS langsung menyentuh batas auto rejection atas (ARA) setelah melonjak 34 persen ke level Rp228 per saham dari harga penawaran Rp170.
Dalam sambutannya saat pencatatan saham perdana, Raffi Ahmad mengatakan status sebagai perusahaan publik menjadi awal tahap baru bagi RANS.
"Hari ini kami tidak sedang merayakan akhir perjalanan, melainkan titik awal. Menjadi perusahaan publik berarti kami memilih untuk tumbuh dengan standar yang lebih tinggi, lebih transparan, dan lebih bertanggung jawab kepada seluruh pemegang saham serta masyarakat Indonesia. Kepercayaan publik adalah amanah yang akan terus kami jaga melalui tata kelola yang baik dan pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Raffi.
Sebagai informasi, RANS bergerak di sektor media dan hiburan dengan model creator-based venture. Perusahaan mengembangkan intellectual property (IP) melalui ekosistem bisnis yang mencakup media digital, live entertainment, produk konsumen, kerja sama periklanan, experiential entertainment, hingga pengembangan teknologi berbasis AI.
Siapa pemegang saham terbesar RANS setelah IPO? | Raffi Ahmad menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 62,93 persen. |
Berapa porsi saham publik (free float) RANS? | Porsi saham publik atau free float mencapai 20,02 persen. |
Apakah Kaesang Pangarep memiliki saham RANS? | Ya, Kaesang Pangarep tercatat memiliki 0,91 persen saham RANS. |
Kapan RANS resmi melantai di BEI? | RANS resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2026. |