Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Danai Ekspansi Bisnis Donat, FORE Tambah Modal ke Anak Usaha

Ilustrasi Fore Coffee. Dok Fore Coffee
Ilustrasi Fore Coffee. Dok Fore Coffee

Jakarta, FORTUNE - Emiten jaringan kopi Fore Coffee, PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), melakukan penyertaan modal ke anak usahanya, PT Fore Bakery Indonesia (FBI), senilai Rp12,16 miliar.

Penyertaan modal itu dilakukan untuk mempertahankan persentase kepemilikan perseroan di FBI. "Selain itu, FBI membutuhkan tambahan modal dalam menjalankan usahanya, yang di mana diharapkan dapat memberikan kontribusi positif kepada perseroan," kata Sekretaris Perusahaan FORE, Denny Ngadimin dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Jumat (29/8).

FBI memiliki modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor senilai Rp22,16 miliar. Secara terperinci, FBI adalah anak usaha langsung yang 99,95 persen sahamnya dimiliki oleh FORE. Perseroan dan FBI juga memiliki kesamaan anggota manajemen, yakni Rizky Ardian (Direktur) dan Tjhong Pie Chen (Direktur).

FORE memegang hampir 2,22 juta saham FBI, sedangkan sisanya (1.000 saham bernominal Rp10 juta) dimiliki oleh Fore International Pte. Ltd.

Sebelumnya, melalui IPO, FORE berencana menggenjot ekspansi. Tak hanya ekspansi di bisnis kopi, tapi juga mengembangkan sayap ke bisnis perdagangan donat melalui anak usahanya.

Dari dana IPO sejumlah Rp353,44 miliar, FORE mengalokasikan Rp60 miliar sebagai biaya ekspansi ke bisnis bakery melalui anak usahanya, itu termasuk perdagangan donat di dalamnya.

Perseroan berniat membuka sekitar 30 outlet baru di bisnis bakery, mencakup 10 persen gerai flagship; 65 persen gerai medium; dan 25 persen gerai satelit. Itu merupakan rencana ekspansi yang berjalan bertahap mulai 2025 sampai dengan 2027, dengan target lokasi di Jabodetabek; area lain di Jawa; Sumatra; Kalimantan; Sulawesi; serta Bali.

Saham FORE melemah 3,67 persen ke harga Rp525 pada Jumat (29/8) pukul 15.14 WIB, dibandingkan harga penutupan hari sebelumnya, yakni Rp545. Volume transaksinya berjumlah 11,5 juta saham; dengan nilai transaksi Rp6,07 miliar; serta frekuensi transaksi sebanyak 2.570 kali.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us