MARKET

Permintaan Layanan Meningkat, Laba Samudera Indonesia (SMDR) Naik 128%

Pendapatan jasa SMDR tembus Rp17,67 triliun pada 2022.

Permintaan Layanan Meningkat, Laba Samudera Indonesia (SMDR) Naik 128%dok. PT Samudera Indonesia Tbk
21 March 2023

Jakarta, FORTUNE - Emiten pelayaran, PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) mencatat kenaikan laba bersih signifikan sepanjang 2022. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya kinerja bisnis perusahaan di segmen logistik maupun pelayaran.

Pada 2022 Samudera Indonesia membukukan pendapatan jasa senilai Rp1,15 miliar atau sekitar Rp17,67 triliun (asumsi kurs Rp15.353 per dolar AS). Angka ini  tumbuh 71 persen bila dibandingkan realisasi  tahun sebelumnya sebesar US$672,91 juta.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, kontribusi pendapatan uang tambang menyumbang pendapatan jasa terbesar sebesar US$968,15 juta, diikuti pendapatan dari keagenan, forwarding, dan kegiatan pelabuhan US$96,43 juta. Lalu, bisnis jasa penanganan peti kemas dan muatan menyumbang pendapatan US$51,54 juta, jasa sewa kapal berbasis waktu US$18,43 juta dan lainnya US$16,39 juta. 

Kinerja ini ikut mendorong perusahaan meraih laba kotor US$394 juta, tumbuh bila dibandingkan tahun sebelumnya US$189,83 juta. Di sisi lain, perusahaan juga mencatatkan laba sebelum pajak penghasilan US$332,45 juta, tumbuh dari tahun sebelumnya US$142,38 juta.  Setelah dikurangi beban pajak penghasilan, perseroan akhirnya mencatat laba tahun berjalan US$326,99 juta tumbuh 134 persen dari tahun sebelumnya.

"Sedangkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 128 persen menjadi US$201,15 juta dibandingkan tahun sebelumnya US$97,26 juta," tulis manajemen perseroan dalam laporan keuangan, Selasa (21/3).

Ekspansi 2023

Untuk menunjang kinerja perusahaan, Samudera Indonesia menyatakan bakal melanjutkan ekspansi melalui pembelian armada baru. Pada November 2022, perusahaan menandatangani perjanjian kerja sama dengan Osaka Asahi Kaiun terkait pembelian 2 unit kapal peti kemas berkapasitas 1.900 TEUS. 

Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan Direktur Utama Samudera Indonesia, Bani M. Mulia dan Katsunobu Kitamura selaku President of Osaka Asahi Kaiun, juga perwakilan dari Naikai Zosen selaku pihak perusahaan galangan.

Bani mengatakan, penambahan armada ini sejalan dengan rencana strategis Samudera dalam rangka peningkatan kapasitas dan peremajaan armada. “Dua unit kapal pengangkut peti kemas yang telah diterima pada September dan Desember 2020 telah bergabung dengan armada Samudera Indonesia dan memberikan kontribusi yang positif. Oleh karena itu, kami optimis untuk menambah 2 unit kapal tahun depan,” kata Bani dikutip dari keterangan resmi perusahaan. 

Ia mengatakan, industri pelayaran di dunia saat ini masih dalam kondisi menantang karena pandemi Covid-19. Namun, perusahaan optimistis banyak peluang tumbuh. 

Penambahan 2 unit kapal baru tersebut diserahterimakan pada akhir 2022, dan akan melayani rute pelayaran di Indonesia dan regional Asia.

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.