Jakarta, FORTUNE - Emiten Mitra10, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP), menetapkan dividen tunai sejumlah Rp22,7 miliar untuk tahun buku 2025. Itu setara dengan Rp4 per saham.
Itu sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan, sejalan dengan kinerja yang masih bertumbuh baik dari aspek pendapatan maupun laba di tengah tantangan pelemahan daya beli.
"[Total dividen setara] 18,9 persen dari laba bersih pada 2025," kata Sekretaris Perusahaan CSAP, Idrus Widjajakusuma dalam keterangan resmi, Jumat (26/6).
Sebagai konteks, laba bersih perseroan pada tahun lalu mencapai Rp120 miliar.
Selaras dengan itu, pendapatan CSAP bertumbuh 1,5 persen (YoY) dari Rp17,3 triliun menjadi Rp17,5 triliun. Itu berkat kenaikan penjualan dari toko-toko existing perseroan dan ekspansi outlet baru.
Sepanjang 2025, pperseroan telah menambah 1 toko Mitra10 yang berlokasi di Tenth Avenue Bandung dan 3 gerai Atria di Tenth Avenue Bandung, Balikpapan, dan Mall of Indonesia, Jakarta.
Pada 2026, CSAP menyatakan ada sejumlah tantangan berupa ketidakpastian ekonomi global dan nasional, termasuk tekanan geopolitik yang mempengaruhi depresiasi nilai tukar rupiah dan inflasi.
Kendati demikian, pada kuartal-I 2026, CSAP masih mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 1,4 persen (YoY) menjadi Rp4,2 triliun. Laba bersihnya bahkan melejit 361 persen (YoY) dari Rp4 miliar menjadi Rp20 miliar.
Jika ditelaah, segmen distribusi masih berkontribusi paling besar terhadap penjualan, yakni 60 persen. Sementara segmen ritel menyumbang 40 persen terhadap penjualan.
Dari segi operasional, CSAP telah membuka 3 toko Mitra10 yang berlokasi di Denpasar dan Makassar; juga 2 toko Atria di Makassar. Secara menyeluruh, perseroan membidik pertumbuhan melalui peningkatan kinerja di toko-toko existing sekaligus peningkatan gerai baru di beberapa wilayah prospektif di Jawa ataupun luar Jawa.
