Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Allo Bank Tebar Dividen 50% Dari Laba 2025

Allo Bank Tebar Dividen 50% Dari Laba 2025
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Allo Bank 2026.
Intinya Sih
  • Allo Bank memutuskan membagikan dividen tunai 50% dari laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp286,97 miliar, berdasarkan hasil RUPS Tahunan 2026.
  • Sepanjang 2025, Allo Bank mencatat laba bersih Rp574 miliar tumbuh 23% yoy dengan pendapatan operasional naik 37% menjadi Rp1,98 triliun dan pendapatan berbasis biaya melonjak 65%.
  • Ari Yanuanto Asah menegaskan fokus bank pada penguatan bisnis digital end-to-end untuk segmen ritel dan korporasi guna meningkatkan efisiensi serta pengalaman nasabah secara berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp.286,97 miliar atau 50 persen dari laba bersih tahun buku 2025, usai mendapat restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026.

Sementara itu sisa dari laba bersih atau sebanyak Rp. 287,28 miliar disepakati sebagai laba ditahan untuk penguatan modal dan pengembangan usaha dan sisanya disisihkan sebagai dana cadangan.

Plt. Direktur Utama Ari Yanuanto Asah mengungkapkan kesepakatan pembagian dividen ini merupakan yang kedua kalinya dalam sejarah bank atas pencapaian kinerja yang solid. Langkah ini pun menjadi upaya Allo Bank agar dapat terus memberikan nilai tambah kepada seluruh stakeholder bank.

"Ini mencerminkan kekuatan dari bisnis model kami dan bahwa Allo Bank telah berada pada jalan yang tepat untuk terus tumbuh secara kompetitif dan berkelanjutan," ujar Ari dalam keterangan resmi, Jumat (26/6).

RUPST juga menyetujui sejumlah  hal termasuk pengesahan laporan tahun buku 2025. Sepanjang periode tersebut, Allo Bank membukukan laba bersih Rp574 miliar, tumbuh 23 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan tersebut disokong oleh pendapatan operasional yang mencapai Rp1,98 triliun atau naik 37 persen secsra tahunan. Pendapatan bunga bersih juga tumbuh 29 persen yoy menjadi Rp1,44 triliun. Sementara itu, pendapatan berbasis biaya melonjak 65 persen yoy menjadi Rp543 miliar.

Sepanjang 2025 Allo Bank terus berfokus memperkuat pondasi bisnis yang dimiliki melalhi pengembangan portofolio produk dan layanan perbankan digital yang komprehensif, baik untuk segmen ritel maupun korporasi, dengan proses layanan yang dirancang secara digital end-to-end guna meningkatkan kemudahan, efisiensi, dan kualitas pengalaman nasabah dalam bertransaksi. Strategi ini semua dilakukan demi meraih pertumbuhan secara berkelanjutan yang kompetitif.

Pemegang saham juga menyetujui pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pelaksanaan tugas pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025, sepanjang tindakan tersebut tercermin dalam laporan tahunan.

RUPST juga menyepakati penetapan honorarium dan tunjangan bagi Direksi dan Dewan Komisaris, pembagian tugas dan wewenang Direksi, perubahan sejumlah ketentuan dalam Anggaran Dasar untuk menyesuaikan dengan nomenklatur KBLI 2025 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta pengkinian rencana aksi pemulihan sesuai ketentuan regulator.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Related Articles

See More