Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Erajaya Bagikan Dividen Rp389,62 Miliar, Setara Rp25 per Saham

Erajaya Bagikan Dividen Rp389,62 Miliar, Setara Rp25 per Saham
Dok. Erajaya
Intinya Sih
Sisi Positif
  • Erajaya membagikan dividen tunai Rp389,62 miliar atau Rp25 per saham dari laba bersih 2025, setara 33 persen laba dan menjadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
  • Sepanjang 2025, Erajaya mencatat penjualan bersih Rp76,6 triliun dengan margin laba kotor 10,9 persen berkat strategi diversifikasi bisnis di sektor digital, internasional, active lifestyle, serta food & nourishment.
  • Pada kuartal I-2026, penjualan naik 41,1 persen menjadi Rp22,4 triliun; perusahaan memperluas lebih dari 2.400 gerai omnichannel dan menjalankan program keberlanjutan serta loyalitas pelanggan MyEraspace.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNEPT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) membagikan dividen tunai Rp389,62 miliar atau Rp25 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Nilai tersebut setara 33 persen dari laba bersih perseroan yang mencapai Rp1,19 triliun.

Keputusan itu disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Senin (30/6). Besaran dividen tahun ini juga menjadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Sebagai perbandingan, Erajaya membagikan dividen Rp19 per saham dari laba tahun buku 2024 dan Rp17 per saham untuk tahun buku 2023.

Wakil Direktur Utama PT Erajaya Swasembada Tbk, Hasan Aula, mengatakan pembagian dividen tersebut mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham seiring dengan kinerja perusahaan yang tetap solid.

"Kami akan terus memperkuat strategi diversifikasi dan inovasi bisnis, sehingga Erajaya dapat tetap relevan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan dan menjaga pertumbuhan jangka panjang," kata Hasan dalam keterangan resmi, Selasa (30/6).

Sepanjang 2025, Erajaya membukukan penjualan bersih Rp76,6 triliun dengan laba kotor Rp8,35 triliun dan margin laba kotor 10,9 persen. Perseroan menilai capaian tersebut didorong oleh keberhasilan strategi diversifikasi bisnis yang dijalankan secara konsisten di tengah dinamika pasar.

Meski bisnis digital masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi 74 persen terhadap pendapatan, Erajaya terus memperkuat sumber pertumbuhan baru dari lini usaha lainnya. Kontribusi bisnis internasional mencapai 14,8 persen, disusul segmen active lifestyle 7,5 persen, serta food & nourishment 3,8 persen.

Guna memperluas portofolio bisnis, sepanjang 2025 perusahaan ini menghadirkan sejumlah merek baru melalui anak usahanya, yakni CHAGEE pada segmen food & nourishment, merek kendaraan listrik XPENG, serta merek perlengkapan olahraga ANTA dan Wilson yang memperkuat lini Erajaya Active Lifestyle.

Kinerja positif tersebut berlanjut pada kuartal I-2026. Erajaya mencatatkan penjualan bersih Rp22,4 triliun atau melonjak 41,1 persen dibandingkan dengan periode sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh performa yang kuat pada seluruh vertikal bisnis, sejalan dengan strategi diversifikasi dan ekspansi usaha yang terus dijalankan.

Pada sisi operasional, Erajaya terus memperkuat ekosistem omnichannel. Hingga kuartal I-2026, perseroan mengoperasikan lebih dari 2.400 gerai ritel di Indonesia yang terintegrasi dengan ekosistem digital commerce. Program loyalitas pelanggan MyEraspace pun telah memiliki lebih dari 17,5 juta anggota.

Selain berfokus pada pertumbuhan bisnis, Erajaya juga melanjutkan berbagai inisiatif keberlanjutan sepanjang 2025. Program tersebut mencakup pengelolaan limbah elektronik, konservasi lingkungan di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Bandung, serta pengembangan pendidikan vokasi sebagai bagian dari komitmen ESG perusahaan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bonardo Maulana
EditorBonardo Maulana

Related Articles

See More