Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

MNC Tourism Tunjuk Direksi Baru, Cetak Laba Rp724,2 Miliar

MNC Tourism Tunjuk Direksi Baru, Cetak Laba Rp724,2 Miliar
Trump International, Golf Club-Lido (dok. KPIG)
Intinya Sih
  • PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) menunjuk Edi Yanto sebagai Direktur baru menggantikan Alex Wardhana dalam RUPST tahun buku 2025.
  • RUPST menyetujui laporan tahunan, keberlanjutan, serta pengesahan laporan keuangan dengan laba bersih Rp724,2 miliar dan pendapatan Rp2,6 triliun pada 2025.
  • Pemegang saham memutuskan tidak membagikan dividen tahun buku 2025, sementara saham KPIG turun 3,95 persen harian dan anjlok 53,50 persen secara year to date.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) resmi mengangkat Edi Yanto sebagai Direktur perseroan. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025.

Dalam agenda yang sama, para pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri Alex Wardhana dari jabatannya sebagai Direktur KPIG. Namun susunan direksi perseroan masih dipimpin oleh Hary Tanoesoedibjo sebagai Direktur Utama, kemudian Wakil Direktur Utama M. Budi Rustanto dan Andrian Budi Utama.

Selain perubahan susunan manajemen, RUPST menyetujui Laporan Tahunan Direksi, Laporan Keberlanjutan, serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Pemegang saham juga memberikan persetujuan dan pengesahan penuh terhadap Laporan Keuangan perseroan tahun buku 2025.

Pada 2025, KPIG mengantongi pendapatan bersih sebesar Rp2,6 triliun, tumbuh 47,7 persen year on year (YoY) dibandingkan periode tahun 2024 sebesar Rp1,8 triliun. Dengan demikian KPIG berhasil mencatat EBITDA sebesar Rp829,0 miliar, melesat signifikan 206 persen secara tahunan dengan marjin EBITDA sebesar 31,7 persen.

Perseroan juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp724,2 miliar atau tumbuh 6,7 persen secara tahunan dibandingkan periode 2024 sebesar Rp679 miliar. Dari sisi neraca, total aset perseroan hingga akhir Desember 2025 mencapai Rp36 triliun, meningkat dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar Rp35,8 triliun.

Adapun, total liabilitas tercatat sebesar Rp7,2 triliun, sedangkan total ekuitas mencapai Rp28,8 triliun. Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga sepakat untuk tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025.

Pada perdagangan Selasa (30/6), harga saham KPIG berada di level 73 per saham, turun 3,95 persen dalam sehari. Sementara itu, secara year to dated, saham KPIG telah turun 53,50 persen.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Related Articles

See More