MARKET

Rupiah Menguat ke Rp16.084 per US$ Usai Pidato Gubernur Jerome Powell

Mayoritas mata uang Asia juga terpantau naik terhadap dolar.

Rupiah Menguat ke Rp16.084 per US$ Usai Pidato Gubernur Jerome PowellSeorang Pelajar Memperlihatkan Pecahan Baru Rupiah/ ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/rwa
15 May 2024

Fortune Recap

  • Rupiah menguat 12 poin atau 0,10 persen ke level Rp16.084 per dolar AS pada perdagangan Rabu pagi.
  • Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell menyatakan ada perkembangan positif terkait penurunan inflasi AS.
  • Pergerakan mata uang kawasan Asia juga terpantau menguat pada perdagangan pagi ini, kecuali Yen Jepang yang melemah 0,01 persen.
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Nilai Tukar Rupiah dibuka menguat pada perdagangan Rabu (15/5) pagi. Mata Uang Garuda naik 12 poin atau 0,10 persen ke level Rp16.084 per dolar AS. Pada perdagangan Selasa (14/5) sore, rupiah ditutup di level Rp16.100 per dolar AS, turun 19 poin atau 0,12 persen.

Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra memperkirakan, rupiah berpeluang menguat terhadap dollar AS hari ini setelah Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell, dalam pertemuan tahunan Foreign Bankers Amsterdam, menyatakan ada perkembangan positif terkait penurunan Inflasi AS. 

Powell juga mengatakan, saat ini bukan persoalannya bukan tentang menaikan Suku Bunga tapi sampai kapan suku bunga saat inidipertahankan.

Selain itu, gubernur bank sentral AS tersebut mengomentari soal inflasi produsen AS yang baru dirilis tadi malam sebesar 2,2 persen. Angka tersebut masih di atas hasil bulan sebelumnya.  

"Hasil ini tidak sepenuhnya menunjukkan inflasi masih tinggi, tapi hasilnya beragam. Jadi Powell tampaknya masih optimis bahwa inflasi AS bisa turun," tuturnya kepada Fortune Indonesia.

Di sisi lain, pasar masih menunggu data inflasi konsumen AS malam ini yang juga penting karena juga berkaitan dengan masa depan suku bunga AS.

Sementara dari dalam negeri, rilis data neraca perdagangan bulan April hari ini bisa menjadi sentimen positif pendorong penguatan rupiah. 

"Hasil yang masih surplus bisa memberikan sentimen positif untuk rupiah.Potensi penguatan rupiah hari ini ke arah Rp16.050 per US$ dengan potensi resisten di kisaran Rp16.130 per dolar AS," katanya. 

Related Topics