Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi Didorong Sentimen Pasar Domestik
Ilustrasi perdagangan di bursa saham. (Fortune Indonesia/Tanayastri Dini)
  • IHSG diproyeksikan menguat terbatas di kisaran 6.240–6.300, didorong sentimen positif domestik meski investor masih wait and see jelang keputusan suku bunga Bank Indonesia.
  • Survei BI menunjukkan penyaluran kredit baru naik signifikan pada kuartal II 2026, menandakan aktivitas ekonomi tetap ekspansif meski standar pemberian kredit diperketat.
  • Kepercayaan investor meningkat setelah S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan prospek stabil, di tengah tekanan eksternal dan potensi kenaikan harga minyak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali menguat pada Selasa (21/7), setelah ditutup naik 0,91 persen ke level 6.231,7 kemarin.

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Reza Diofanda, mengatakan, secara teknikal, IHSG masih berpotensi menguat terbatas selama bertahan di atas support 6.100-6.130, dengan peluang menguji resisten 6.240-6.300. Daftar saham pilihan tim BRIDS hari ini adalah VKTR, PADI, dan RAJA.

"Momentum jangka pendek masih positif, namun sikap wait and see menjelang keputusan bank sentral diperkirakan dapat membatasi ruang penguatan indeks," kata Reza dalam riset hariannya.

Pekan ini, pasar akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, dengan konsensus memperkirakan BI Rate tetap di level 5.75 persen. Selain keputusan suku bunga, investor juga akan menyoroti forward guidance BI terkait stabilitas rupiah, inflasi, dan prospek arus modal asing.

Dari global, perhatian juga tertuju pada keputusan Loan Prime Rate (LPR) Cina, European Central Bank (ECB), serta rilis data perdagangan dan inflasi Jepang.

Sementara itu, Phinraco Sekruitas menilai, secara teknikal, terjadi pelebaran histogram positif MACD, namun Stochastic RSI berada di area overbought. IHSG ditutup di atas level MA50 dengan didukung oleh kenaikan volume beli.

"Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi uji level resisten di 6.250-6.300, meskipun perlu diwaspadai potensi profit taking," kata tim riset Phintraco Sekuritas.

Berdasarkan hasil Survei Perbankan Bank Indonesia, nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru mencapai 93,08 persen pada kuartal-II 2026, meningkat dibandingkan posisi 38,74 persen pada kuartal-I 2026, serta lebih tinggi dari 85,22 persen di kuartal-II 2025.

Kenaikan penyaluran kredit baru ini berasal dari pertumbuhan seluruh jenis penggunaan kredit. Penyaluran Kredit Modal Kerja mencatatkan SBT tertinggi sebesar 94,34 persen, diikuti Kredit Investasi (93,51 persen) dan Kredit Konsumsi (83,67 persen). Meskipun demikian, BI mencatat bahwa perbankan menerapkan standar pemberian kredit yang lebih ketat pada kuartal-II 2026.

"Kenaikan pemberian kredit ini mengindikasikan aktivitas ekonomi pada kuartal-II 2026 masih ekspansif seiring dengan kenaikan permintaan akan kredit," catat Phintraco Sekuritas.

Di tengah sentimen negatif eksternal akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta kekhawatiran investor akan valuasi saham AI dan yang terkait, sentimen di pasar domestik justru berbalik positif. Itu karena S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level investment grade (BBB) dengan prospek stabil pada pekan lalu, yang mulai meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Namun perlu diwaspadai jika kenaikan harga minyak berlangsung lama sehingga memicu kembali akan potensi kenaikan suku bunga the Fed serta berlanjutnya penguatan dolar AS. 

Daftar saham pilihan tim Phintraco Sekuritas hari ini adalah DSSA, EMTK, IMPC, HMSP, dan ELSA.

Curated For You

Editorial Team

Related Article