MARKET

Setelah Buntung, BUMN Timah Lantas Cetak Untung Rp1,3 Triliun

Timah berharap perbaikan kinerja berkat teknologi.

Setelah Buntung, BUMN Timah Lantas Cetak Untung Rp1,3 TriliunPT Timah Tbk. Shutterstock/T. Schneider
15 March 2022
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – PT Timah Tbk berhasil membukukan perbaikan kinerja yang signifikan. Berdasarkan laporan keuangan yang baru dirilis, BUMN pertambangan timah itu mencetak untung Rp1,30 triliun pada 2021. Padahal, tahun sebelumnya rugi Rp340,60 miliar.

“Melesatnya performa perseroan menjadi sebuah hadiah istimewa di tengah situasi pandemi yang belum berakhir,” kata M. Krisna Syarif, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Timah, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/3).

Laba perseroan 2021 ini sekaligus memutus tren rugi dalam dua tahun terakhir. Sebab, pada 2019, perusahaan pelat merah ini merugi Rp611,28 miliar.

Pada kasus pendapatan, perusahaan berkode TINS itu sesungguhnya mencetak penurunan 4,0 persen menjadi Rp14,61 triliun. Jika ditilik berdasarkan segmen operasinya, pendapatan pertambangan timah terkoreksi 28,1 persen menjadi Rp17,55 triliun. Begitu juga penghasilan segmen konstruksi dan segmen lainnya menurun masing-masing 12,9 persen dan 30,8 persen.

Meski demikian, TINS meraup kenaikan pendapatan pertambangan batu bara 283,7 persen menjadi Rp468,38 miliar. Belum lagi raihan pendapatan industri yang sebesar Rp1,31 triliun, atau naik 108,8 persen ketimbang tahun sebelumnya.

Perseroan juga berhasil memangkas sejumlah beban. Beban pokok pendapatan, misalnya, mencapai Rp11,17 triliun, atau turun 20,7 persen. Lalu, beban keuangan juga terkoreksi 43,9 persen menjadi Rp340,67 miliar.

Kas dan setara kas perseroan juga melejit 120,8 persen menjadi Rp1,78 triliun. Sedangkan, asetnya Rp14,69 triliun, atau meningkat 1,2 persen dalam setahun.

Related Topics