Daftar Saham dengan Net Sell dan Buy Terbesar dalam Sepekan

IHSG menguat 0,83 persen sepanjang 6–10 Juli 2026 ke level 5.924,36, menandai akhir tren pelemahan dua pekan sebelumnya.
Investor asing membukukan net sell Rp1,74 triliun sepekan dengan akumulasi tahun berjalan mencapai Rp90,59 triliun.
BBCA menjadi saham dengan net buy tertinggi senilai Rp637,97 miliar dan naik 2,07 persen ke Rp6.175 per saham di tengah tekanan jual asing di pasar domestik.
Jakarta, FORTUNE — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan sepanjang perdagangan 6–10 Juli 2026. Meski demikian, arus dana asing masih menunjukkan tekanan jual bersih di pasar saham domestik.
Akibatnya, sejumlah saham berkapitalisasi besar masuk dalam daftar emiten dengan net sell terbesar selama sepekan. Di sisi lain, aksi beli asing tetap terlihat pada beberapa saham unggulan.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi emiten dengan net buy terbesar, sementara PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mencatat nilai net sell paling tinggi.
Table of Content
Daftar saham dengan net sell terbesar sepekan
Sepanjang perdagangan 6–10 Juli 2026, investor asing membukukan net sell Rp1,74 triliun di seluruh pasar. Sementara di pasar reguler, nilai jual bersih asing mencapai Rp1,68 triliun.
Aksi jual tersebut menambah akumulasi net sell investor asing sepanjang 2026 menjadi Rp90,59 triliun secara year-to-date (ytd).
Berikut daftar 10 saham dengan nilai net sell terbesar selama sepekan:
Peringkat | Saham | Nilai Net sell |
|---|---|---|
1 | PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) | Rp699,48 miliar |
2 | PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) | Rp327,07 miliar |
3 | PT Astra International Tbk (ASII) | Rp145,47 miliar |
4 | PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) | Rp114,69 miliar |
5 | PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) | Rp109,94 miliar |
6 | PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) | Rp104,79 miliar |
7 | PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) | Rp80,53 miliar |
8 | PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) | Rp77,56 miliar |
9 | PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) | Rp69,57 miliar |
10 | PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) | Rp61,28 miliar |
Meski menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing, MAPI tetap menguat 1,32 persen dalam sepekan ke level Rp1.535 per saham. Kondisi serupa juga terjadi pada BBRI yang naik 2,95 persen dan BMRI yang menguat 1,75 persen meskipun masih dibayangi aksi jual asing.
Sementara itu, TLKM menjadi salah satu saham dalam daftar yang justru terkoreksi 1,59 persen selama periode tersebut.
Daftar saham dengan net buy terbesar sepekan
Di tengah derasnya arus keluar dana asing, sejumlah saham masih mencatat pembelian bersih. BBCA menjadi saham yang paling banyak dikoleksi investor asing dengan nilai net buy Rp637,97 miliar.
Berikut daftar 10 saham dengan net buy terbesar sepanjang 6–10 Juli 2026:
Peringkat | Saham | Nilai Net buy |
|---|---|---|
1 | PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) | Rp637,97 miliar |
2 | PT Barito Pacific Tbk (BRPT) | Rp74,12 miliar |
3 | PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) | Rp57 miliar |
4 | PT Elnusa Tbk (ELSA) | Rp41,23 miliar |
5 | PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) | Rp38,36 miliar |
6 | PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) | Rp31,98 miliar |
7 | PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) | Rp29,90 miliar |
8 | PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) | Rp27,24 miliar |
9 | PT Timah Tbk (TINS) | Rp24,71 miliar |
10 | PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) | Rp24,46 miliar |
Aksi beli tersebut turut mendorong saham BBCA menguat 2,07 persen hingga ditutup di level Rp6.175 per saham pada akhir pekan lalu.
IHSG menguat, tetapi asing masih mencatat jual bersih
IHSG ditutup menguat 0,20 persen pada perdagangan Jumat (10/7) ke level 5.924,36, sehingga secara mingguan naik 0,83 persen. Kenaikan tersebut mengakhiri tren pelemahan indeks dalam dua pekan sebelumnya.
Namun, penguatan indeks belum diikuti kembalinya arus dana asing ke pasar saham. Data BEI menunjukkan investor asing masih membukukan net sell Rp1,68 triliun di pasar reguler sepanjang pekan.
Menurut BRI Danareksa Sekuritas, kenaikan IHSG pada akhir pekan didukung dominasi saham yang menguat. Meski demikian, nilai transaksi yang menurun dibandingkan hari sebelumnya menunjukkan pelaku pasar masih menunggu katalis baru untuk menentukan arah pergerakan indeks.
Phintraco Sekuritas juga memperkirakan ruang penguatan IHSG masih terbatas. Secara teknikal, indeks memang telah bergerak di atas rata-rata pergerakan 5 dan 10 hari, tetapi masih berada di bawah MA-20.
Di sisi lain, indikator Stochastic RSI telah membentuk death cross, sementara histogram MACD masih berada di area positif. Dengan kondisi tersebut, IHSG diproyeksikan bergerak sideways pada kisaran 5.800–6.000.
Dari sisi sentimen, investor masih mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah, prospek harga minyak, serta sejumlah data ekonomi global.
Di dalam negeri, stabilitas indikator makro masih menjadi salah satu faktor yang dipantau pelaku pasar dalam melihat arah pergerakan saham pada pekan ini.
FAQ seputar saham sepekan
| Saham apa yang mencatat net sell terbesar pekan lalu? | PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi saham dengan net sell asing terbesar senilai Rp699,48 miliar. |
| Saham apa yang mencatat net buy terbesar pekan lalu? | PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan net buy asing terbesar senilai Rp637,97 miliar. |
| Berapa net sell asing di pasar reguler selama sepekan? | Investor asing membukukan net sell Rp1,68 triliun di pasar reguler sepanjang 6–10 Juli 2026. |











