Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perusahaan Ekosistem UGM (SWAP) Siap IPO, Tawarkan Saham Rp130–Rp140 per Lembar
Ilustrasi IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI).
  • SWAP dijadwalkan mencatatkan saham di BEI pada 10 September 2026 dengan harga penawaran Rp130–Rp140 per saham.
  • Perseroan menargetkan dana hingga Rp45,22 miliar dengan melepas 30,30 persen saham untuk modal kerja, pengembangan, pemasaran, dan kewajiban.
  • Pendapatan SWAP pada semester I 2026 meningkat sekitar 77 persen, sementara kerugian bersih ditekan secara signifikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
10 September 2026

SWAP dijadwalkan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    SWAP menyiapkan penawaran umum perdana saham dengan harga Rp130–Rp140 per saham dan target dana hingga Rp45,22 miliar.
  • Who?
    PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP) sebagai perseroan yang akan mencatatkan sahamnya.
  • Where?
    Bursa Efek Indonesia (BEI).
  • When?
    10 September 2026 untuk jadwal pencatatan saham di BEI.
  • Why?
    IPO menjadi strategi SWAP untuk memperkuat modal dan mengembangkan bisnis di sektor kesehatan.
  • How?
    SWAP akan melepas 30,30 persen saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

SWAP mau menjual sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 10 September 2026. Harga satu sahamnya Rp130 sampai Rp140. SWAP membuat produk kesehatan, seperti alat kesehatan, produk herbal, dan pangan fungsional. Uang dari saham itu dipakai untuk modal kerja, membuat produk dan fasilitas, pemasaran, serta membayar kewajiban.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rencana IPO memberi SWAP ruang untuk mendukung modal kerja, pengembangan produk dan fasilitas, pemasaran, serta pembayaran kewajiban. Langkah ini sejalan dengan bisnis perseroan yang mencakup riset, inovasi, manufaktur, dan komersialisasi produk kesehatan. Pertumbuhan pendapatan pada semester I 2026 juga menunjukkan bisnis perseroan mulai menemukan momentum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE— PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP) dijadwalkan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 September 2026. Dalam penawaran umum perdana saham (IPO), perseroan menetapkan harga penawaran pada kisaran Rp130–Rp140 per saham.

IPO tersebut menjadi bagian dari strategi SWAP untuk memperkuat modal dan mengembangkan bisnis di sektor kesehatan. Saat ini, perseroan menjalankan bisnis yang mencakup riset, inovasi, manufaktur, hingga komersialisasi produk kesehatan.

SWAP mengembangkan sejumlah produk, mulai dari alat kesehatan, produk herbal, hingga pangan fungsional. Perseroan membangun bisnisnya dari ekosistem Universitas Gadjah Mada (UGM), yang menjadi salah satu basis pengembangan riset dan inovasi perusahaan.

Dari sisi kinerja, SWAP mencatat pertumbuhan pendapatan pada semester I 2026. Pendapatan perseroan meningkat sekitar 77 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, kerugian bersih mampu ditekan secara signifikan.

“Pertumbuhan pendapatan tersebut menjadi indikasi bahwa bisnis perseroan mulai menemukan momentum. Namun, tantangan berikutnya adalah bagaimana pertumbuhan tersebut dapat dikonversikan menjadi profitabilitas yang lebih kuat dan berkelanjutan,” kata manajemen perusahaan dalam keterangan tertulis, Senin (31/8).

Melalui IPO, SWAP akan melepas sebanyak 30,30 persen saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan target perolehan dana hingga Rp 45,22 miliar.

Dana yang didapat dari IPO tersebut yang akan digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja, pengembangan produk dan fasilitas, kegiatan pemasaran, serta pembayaran kewajiban perseroan.

“Tambahan modal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas operasional dan mendukung ekspansi bisnis SWAP di industri kesehatan,” kata manajemen.

Meski demikian, kinerja pasca-IPO akan menjadi perhatian investor. Pertumbuhan pendapatan yang tinggi perlu diikuti dengan peningkatan fundamental bisnis beberapa tahun ke depan. Dengan rencana pencatatan tersebut, SWAP akan menjadi salah satu emiten baru di sektor kesehatan di BEI.

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article