MARKET

Adaro Energy Perpanjang Periode Buyback Saham hingga September 2022

ADRO berniat buyback saham maksimal Rp4 triliun.

Adaro Energy Perpanjang Periode Buyback Saham hingga September 2022Bisnis tambang ADRO. (Website ADRO)

by Tanayastri Dini Isna KH

Jakarta, FORTUNE – Emiten pertambangan, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) memperpanjang periode buyback saham hingga kuartal ketiga 2022. Penambahan masa pembelian kembali ini dilakukan untuk ketiga kalinya oleh sang raksasa energi.

Mengutip keterbukaan informasi, Selasa (21/6), ADRO hanya bisa melakukan perpanjangan buyback maksimal tiga bulan ke depan. Masa pembelian kembali saham ADRO periode ketiga pun akan dimulai pada 20 Juni 2022 hingga 19 September 2022.

Sebelumnya, perseroan sudah meminta waktu tambahan untuk melakukan buyback pada 24 Desember 2021 dan 22 Maret 2022. Periode perpanjangan kedua seharusnya berakhir hari ini.

"Perseroan mengajukan extra time kembali, masih ada sejumlah saham yang dapat dibeli kembali oleh perseroan dari ketentuan maksimal pembelian kembali," tulis manajemen perseroan dalam keterbukaan informasi, Selasa (21/6). 

 ADRO berencana melakukan pembelian kembali dengan jumlah maksimal Rp4 triliun. Transaksi pembelian akan menggunakan kas internal perseroan.

Dampak buyback saham ADRO

Sekretaris Perusahaan, Mahardika Putranto mengatakan, “Kami yakin pelaksanaan pembelian kembali saham ADRO pada periode perpanjangan kembali tak akan memberi pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan perseroan, karena saldo laba dan arus kas saat ini sangat mencukupi kebutuhan dana pelaksanaan buyback di periode tersebut.”

Ihwal pembatasan harga dalam buyback saham, perseroan akan menentukan harga yang wajar, sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, pembelian akan dilakukan lewat transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) lewat pasar reguler.

“Perseroan telah menunjuk satu perusahaan efek untuk melakukan buyback saham di periode perpanjangan kembali,” kata Mahardika menambahkan. 

Hari ini, saham ADRO parkir di level 3.030 setelah menguat 3,41 persen. Namun, dalam sepekan dan sebulan terakhir, saham ADRO telah terkoreksi 7,06 persen dan 3,81 persen.

Related Articles