MARKET

Bisakah IHSG Tembus 7.200 di Akhir Pekan Ini?

IHSG diprediksi melanjutkan penguatan pada Jumat (15/12).

Bisakah IHSG Tembus 7.200 di Akhir Pekan Ini?Pria melintasi layar digital pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/6/2022). Pada penutupan perdagangan akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 44,67 poin atau 0,64 persen ke 7.042,93. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho)
15 December 2023
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (Ihsg) diprediksi menguji resisten berikutnya di 7.200, Jumat (15/12), setelah menguat 1,42 persen ke level 7.176,02 kemarin.

Menurut Phintraco Sekuritas, peluang penguatan hari ini merupakan lanjutan dari resistance breakout di 7.150 pada Kamis (14/12). Secara teknikal, terdapat volume yang stabil serta adanya potensi golden cross pada Stochastic RSI.

Sentimen positif berasal dari keputusan the Fed, ECB dan BoE untuk menahan suku bunga acuan. Pasar juga tengah euforia dari petunjuk pemangkasan suku bunga acuan sebanyak 3 (tiga) kali di 2024 oleh the Fed.

Hasilnya, nilai tukar rupiah menguat lebih dari 1 persen ke Rp15,495/USD di Kamis. Nilai tukar Rupiah diperkirakan akan terus menguat dalam beberapa waktu ke depan.

Dari dalam negeri, pasar mengantisipasi rilis data-data ekonomi penting di Jumat (15/12). Salah satunya NPI yang diperkirakan kembali surplus di November 2023. 

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG bergerak di rantang support7.100, pivot 7.150, dan resisten di 7.200. Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas hari ini, meliputi: BSDE, EXCL, HMSP, INCO, PTBA, SMRA, dan SRTG.

Sementara itu, CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, kenaikan yang terjadi dalam pola gerak IHSG telah berhasil menggeser level resisten kke arah lebih baik. Keseriusan IHSG akan terlihat jika dalam beberapa hari ke depan IHSG masih bisa ditutup di atas level resisten secara beruntun.

Ia menambahkan, untuk sementara waktu, IHSG tampak cukup bisa bertahan di zona hijau yang ditopang oleh rilis data ekonomi neraca dagang Indonesia. "Yang disinyalir menunjukan hasil yang membaik," katanya dalam riset harian.

Ia memproyeksikan IHSG bergerak di kisaran support 6.954 dan resisten di 7.198. Saham-saham pilihannya, terdiri dari: AKRA, CTRA, JSMR, BBCA, BBRI, ASII, dan ICBP.

Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova juga memproyeksikan IHSG menguat di rentang support 7.150 dan resisten 7.230. "IHSG ditutup tipis di atas 7.174 pada hari Kamis sehingga diperkirakan akan melanjutkan penguatan menuju resisten berikutnya di 7.225 bahkan 7.255 sebagai target wave (y) dari [d] dalam skenario pola triangle," jelasnya.

Level support IHSG berada di 7.041, 7.000, dan 6.965. Sementara itu, level resistennya ada di 7.225, 7.255, dan 7.356. 

Related Topics