MARKET

IHSG Hari Ini (2/4) Rawan Koreksi, Akibat Sentimen Regional

Sentimen dari Cina dan Singapura memantik capital outflow.

IHSG Hari Ini (2/4) Rawan Koreksi, Akibat Sentimen RegionalLayar yang menunjukkan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
02 April 2024

Fortune Recap

  • IHSG diperkirakan melanjutkan penurunan setelah terkoreksi 1,15 persen di level 7.205,06 kemarin sore
  • Investor diminta mewaspadai level support kritis di area 7.140-7.150 karena ada pelebaran negative slope pada MACD dan indikasi losing momentum pada Stochastic RSI
  • Kenaikan indeks manufaktur Cina dan kekhawatiran perubahan kerangka waktu pemangkasan suku bunga The Fed turut memicu terjadinya outflow dari Indonesia pada awal pekan ini
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (Ihsg) diperkirakan melanjutkan penurunan, Selasa (2/4), setelah terkoreksi 1,15 persen di level 7.205,06 kemarin sore.

Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengingatkan agar investor mewaspadai level support kritis di area 7.140--7.150 pada hari ini. Sebab, menurutnya, bersamaan dengan koreksi pada Senin (1/4), ada pelebaran negative slope pada MACD dan terdapat indikasi losing momentum pada Stochastic RSI.

"Kondisi tersebut diikuti volume transaksi yang berada di atas rata-rata 1 bulan terakhir mengindikasikan tekanan jual masih cukup besar," jelas Valdy dalam riset.

Ia mengatakan, pelemahan itu kemungkinan dipicu oleh kenaikan capital outflow sebagai dampak dari perubahan aturan oleh Otoritas Moneter Singapura terkait batas simpanan yang dijamin mulai 1 April 2024, dari S$75.000 menjadi S$100.000.

Selain itu kenaikan indeks manufaktur Cina menjadi 51,1 pada Maret 2024 dari 50,9 pada Februari 2024 pun mungkin meningkatkan minat investasi di Negeri Tirai Bambu.

Masih dari eksternal, kekhawatiran perubahan kerangka waktu pemangkasan suku bunga The Fed juga turut memicu terjadinya outflow dari Indonesia pada awal pekan ini.

Pasalnya, data ekonomi domestik relatif solid. Indeks manufaktur naik menjadi 54,2 pada Maret 2024, dari 52,7 pada Februari 2024. "Realisasi inflasi juga relatif berada di kisaran asumsi APBN 2024, tepatnya di 3.05 persen (YoY) pada Maret 2024.

Dengan sentimen-sentimen itu, Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.140, pivot 7.200, dan resisten di 7.250. Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas pada hari ini, terdiri dari: ACES, INCO, TLKM, EXCL, CPIN, dan BBTN.

Secara teknikal, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova juga memprediksi IHSG hari ini melemah di antara level support 7.150 dan resisten 7.230. Ia menyebut, IHSG sedang menguji level support 7.099-7.111.

Adapun, level support IHSG hari ini menurutnya, meliputi: 7.099, 7.021, dan 6.931. Sementara itu, level resistennya berada di 7.245, 7.310, dan 7.400. Indikator MACD menunjukkan momentum bearish.

Ia memperkirakan IHSG bisa mengalami rebound selama tidak menembus ke bawah 7.099 sebagai suatu fraktal. "Sementara itu, jika terjadi penembusan di bawah 7.099, maka akan membuka jalan bagi IHSG untuk melemah ke support Fibonaccci berikutnya di level 7.021," jelas Ivan dalam riset harian.

Saham-saham pilihan Binaartha Sekuritas, mencakup: AMRT, GOTO, BBNI, INDF, dan KLBF.

Related Topics