Comscore Tracker
MARKET

IHSG Menghijau Setelah Terbakar 2 Hari, Saham UNVR Diborong Asing

Saham UNVR kembali melesat 7,76 persen ke level 4.720.

IHSG Menghijau Setelah Terbakar 2 Hari, Saham UNVR Diborong AsingANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

by Tanayastri Dini Isna KH

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menghijau di perdagangan Rabu (11/5) sesi pagi, dengan kenaikan 0,60 persen (40,80 poin). Penguatan sejumlah saham big cap seperti BBCA dan UNVR turut mendorong laju IHSG di sesi pembuka hari ini.

Berdasarkan data RTI Business, BBCA mencatatkan nilai turnover sejumlah Rp583,3 miliar dengan 77,1 juta volume saham beredar. Saham emiten perbankan ini berhasil naik 1,33 persen ke level 7.625.

Sementara itu, UNVR kembali melesat 7,76 persen ke level 4.720. Volume saham beredar mencapai 120 juta, dengan nilai turnover berjumlah Rp566,4 miliar.

Ada pula BBRI dengan turnover bernilai Rp516,8 miliar dan volume saham beredar mencapai 113,8 juta; BMRI yang volume saham beredar berjumlah 55 juta dengan turnover senilai Rp446,2 miliar; dan TLKM dengan jumlah turnover Rp297 miliar dan volume saham 67,3 juta.

Asing borong UNVR

Grha Unilever

Invvestor asing diketahui banyak memborong UNVR di sesi pagi ini dengan total nilai transaksi mencapai Rp154,36 miliar di seluruh pasar.

Kemudian diikuti oleh NFCX dengan total transaksi asing Rp7,37 miliar. Emiten farmasi KLBF juga menarik minat para pemegang modal internasional, dengan total transaksi Rp6,11 miliar di semua pasar.

Ada pula emiten semen INTP dengan nilai transaksi asing Rp4,37 miliar; AKRA dengan pembelian asing Rp3,99 miliar; dan emiten Astra Group, AALI dengan pembelian asing senilai Rp3,65 miliar.

Perspektif analis

Karyawan melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/10/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.

Head of Research Mirae Asset Sekuritas, Hariyanto Wijaya menilai, aksi buy the dip telah memulihkan IHSG sehingga hanya melemah 1,3 persen kemarin sore. Mayoritas bank raksasa pulih dari kerugian intraday, seperti BBRI dan BBNI.

“Kami pikir dampak tertunda koreksi pasar AS selama libur panjang Idulfitri terhadap IHSG telah diperhitungkan, dan IHSG akan pulih ke depannya. Kami menegaskan pemilihan saham bulanan kami saat ini di bank-bank besar,” jelasnya dalam riset, Rabu.

Secara teknis, Analis Mirae Asset Sekuritas, Tasrul memprediksi IHSG bakal coba bergerak naik mendekati normal lower band uptrend channel jangka menengah. Rata-rata volatilitas IHSG secara harian berkisar di antara 0,43 persen/-0,54 persen.

Support harian di 6.772 dan resisten harian di 6.897. Cut loss di level 6.650,” katanya melalui riset yang sama.

Related Articles