Comscore Tracker
MARKET

Penjualan Indofood Tembus Rp 99 Trilun di 2021, Laba Bersih Naik 18%

Saham Indofood pun menguat tipis, Kamis (31/3) siang.

Penjualan Indofood Tembus Rp 99 Trilun di 2021, Laba Bersih Naik 18%Shutterstock/Postmodern Studio

by Tanayastri Dini Isna KH

Jakarta, FORTUNE - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatat penjualan bersih sepajang 2021 sebesar Rp99,35 triliun. Jumlah ini naik 22 persen dibanding periode sebelumnya Rp81,73 triliun. Kenaikan penjualan tersebut pada turut mendongkrak kinerja laba serta margin perusahaan di tengah banyak tantangan industri global. 

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Indofood mencatat kenaikan laba usaha 31 persen  menjadi Rp16,88  triliun dari Rp12,89 triliun, diiringi peningkatan marjin laba usaha menjadi 17 persen  dari 15,8 persen.

Pertumbuhan itu juga mendongkrak laba bersih emiten Salim Group sebesar 18 persen (yoy), dari Rp6,46 triliun menjadi Rp7,64 triliun. Namun, marjin laba bersih tahun lalu mencapai 7,7 persen lebih rendah dibandingkan 2020 sebesar 7,9 persen.

Secara keseluruhan, core profit Indofood melonjak 35 persen menjadi Rp8,05 triliun, dari Rp5,96 triliun.

Fokus Indofood ke depan

Indomie adalah jenama terpopuler Indofood

Menurut Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, Anthoni Salim mengatakan, Indofood masih mampu mencatat pertumbuhan positif  di tengah tantangan global berkelanjutan.

Ke depan, lengan bisnis Salim Group itu akan fokus menjaga capaian kinerjanya tahun ini baik di pasar domestik maupun internasional. 

“Dengan menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan profitabilitas, serta meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional, termasuk menjaga kesehatan para karyawan,” kata Anthoni dalam siaran pers, Kamis (31/3).

Pada perdagangan hari ini, harga INDF dibuka di level Rp6.000, lalu menguat sebesar 0,42 persen pada pukul 13.36 WIB. Namun, sepanjang 2022, pergerakan saham terpantau memerah akibat terkoreksi 4,80 persen (-300 poin).

Related Articles