MARKET

GOTO Rogoh Kocek Rp210 M untuk Suntik Modal ke Sejumlah Entitas Usaha

Suntikan modal itu antara lain untuk GoCar dan GoSend Ltd

GOTO Rogoh Kocek Rp210 M untuk Suntik Modal ke Sejumlah Entitas UsahaGOTO catat saham di BEI. (GOTO)

by Tanayastri Dini Isna KH

Jakarta, FORTUNE - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melakukan lima kali transaksi afiliasi senilai total Rp210,5 miliar. Transaksi itu dilakukan untuk memperkuat permodalan sejumlah entitas anak usaha.

Sekretaris Perusahaan GOTO, R. A. Koesoemohadiani mengatakan tiga transaksi dilakukan 17 Juni 2022, sedangkan sisanya pada 20 Juni 2022.

Transaksi pertama adalah akuisisi saham PT Semangat Bambu Runcing (SBR) oleh PT Tokopedia. SBR mengeluarkan saham baru sebanyak 58.400 lembar. “Total nilai pengambilbagian mencapai Rp58,4 miliar,” tulisnya, dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Rabu (22/6).

Kedua, SBR juga mengambil alih saham PT Roda Bangun Selaras (RBS) sebanyak 18.400 saham baru senilai Rp18,4 miliar. SBR juga mengakuisisi saham PT Semangat Empat Lima (SEL) sejumlah 4 ribu saham senilai Rp40 miliar.

Setoran modal tambahan untuk Gocar dan Gosend

Pada 20 Juni 2022, GOTO menyetor modal tambahan di GoCar Technology Company Limited melalui Viet Lotus International (Viet Lotus) senilai 140,62 miliar vietnam dong atau sekitar US$6,25 juta setara Rp92,9 miliar.  

Ditambah dengan modal tambahan untuk Go Send Co. Ltd dengan total nilai 1,25 miliar vietnam dong atau US$55.860 atau bila dirupiahkan setara Rp830,35 juta.  

Suntikan modal itu akan digunakan untuk modal kerja kegiatan operasional GoCar Ltd dan GoSend Ltd. Baik GoCar Ltd maupun GoSend Ltd merupakan entitas anak perusahaan yang GOTO miliki lewat Viet Lotus. GOTO sendiri menguasai 49 persen saham Viet Lotus.

GOTO mengklaim, kelima transaksi afiliasi tersebut tak berdampak merugikan terhadap keuangannya.

Setelah pengumuman itu, saham GOTO sempat menguat ke level 382 di pembukaan sesi perdagangan Rabu pagi. Namun, saham kembali terkoreksi 1,06 persen ke level 374 di akhir sesi tersebut.

Volume saham beredar mencapai 1,36 miliar, dengan nilai transaksi RP518,01 miliar dan frekuensi perdagangan 20.878 kali.

Related Articles