MARKET

Waspada IHSG Melemah, Dibayangi Fluktuasi Rupiah

Tapi ada peluang rebound technical.

Waspada IHSG Melemah, Dibayangi Fluktuasi RupiahIlustrasi IHSG. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
05 October 2023

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali terkoreksi, Kamis (5/10), setelah melemah 0,78 persen ke level 6.886,58 kemarin.

Menurut CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya, saat ini IHSG tengah mencoba menguji level support terdekat. Ia menilai, akan ada gelombang tekanan yang relatif besar dari gejolak ekonomi global, sehingga berdampak terhadap nilai tukar rupiah sehingga menjadi fluktuatif.

Meski begitu, ia mengatakan, peluang koreksi masih bisa investor manfaatkan untuk memperoleh keuntungan dari saham berfundamental kuat. "Dalam jangka panjang, kondisi IHSG sendiri masih mengindikasikan peluang kenaikan cukup besar mengingat kondisi ekonomi yang masih relatif stabil," katanya dalam riset harian.

William memproyeksikan IHSG melaju di kisaran support 6.789 dan resisten di 6.978. Saham-saham yang ia soroti di perdagangan hari ini, meliputi: ICBP, ASRI, SMRA, BBCA, INDF, TLKM, dan BMRI.

Di sisi lain, Phintraco Sekuritas justru memperkirakan IHSG mengalami rebound hari ini, dengan pergerakan di rentang support 6.790 dan resisten 6.910. Saham-saham yang ia soroti hari ini, yakni: TBIG, MIDI, JSMR, PGAS, dan TLKM.

Peluang pembalikan IHSG menjadi menguat itu ditopang oleh ekspektasi rebound nilai tukar rupiah, sejalan dengan turunnya imbal hasil treasury  Amerika Serikat (AS) pada Rabu (4/10) waktu setempat.

Selain itu, situasi itu juga disertai oleh kecenderungan penjualan bersih investor asing dari pasar modal domestik. Akumulasi penjualannya mencapai Rp4 triliun sebulan bellakangan.

Analisis teknikal IHSG

Perdagangan IHSG setelah lebaran. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras)

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.