Melalui apa itu KJP dan KJP Plus, program bantuan pendidikan ini hadir untuk memfasilitasi pelajar untuk menunjang proses belajar. KJP Plus menawarkan program bantuan yang telah ditingkatkan dari KJP biasa. Berikut beberapa perbedaan KJP dan KJP Plus yang dapat dikenali.
1. Cakupan sasaran
Program KJP awalnya ditujukan bagi anak-anak di usia sekolah dari usia 6 hingga 21 tahun. Sebagian besar penerima manfaat berasal dari satuan pendidikan formal, mulai dari SD hingga SMA/SMK.
Sementara KJP Plus memiliki cakupan lebih luas dengan menyasar peserta didik berusia 6 sampai 21 tahun, baik yang bersekolah maupun tidak. Program ini juga menjangkau peserta didik dari satuan pendidikan nonformal, seperti dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM.
2. Besaran dana
Besaran bantuan dana KJP reguler biasanya mencakup bantuan personal sebesar Rp300 per bulan, dengan rincian dana rutin Rp185 ribu dan dana berkala Rp115 ribu. Ada tambahan dana SPP sebesar Rp170 ribu per bulan untuk peserta didik di sekolah swasta.
Berbeda dengan KJP biasa, KJP Plus telah merinci dana bantuan sesuai dengan jenjang pendidikan peserta didik. Berikut rincian besaran bantuan yang diterima.
SD/SDLB/MI: dana personal Rp250 ribu dan tambahan SPP Rp130 ribu untuk swasta per bulan.
SMP/SMPLB/MTs: dana personal Rp300 ribu dan tambahan SPP Rp170 ribu untuk swasta per bulan.
SMA/SMALB/MA: dana personal Rp420 ribu dan tambahan SPP Rp290 ribu untuk swasta per bulan.
SMK: dana personal Rp450 ribu dan tambahan SPP Rp240 ribu untuk swasta per bulan
PKBM: dana personal Rp300 ribu per bulan.
3. Penggunaan dana
Dana yang diterima oleh penerima manfaat KJP reguler hanya bisa digunakan untuk keperluan sekolah, mulai dari pembayaran SPP, membeli seragam, perlengkapan sekolah. Penggunaanya juga terbatas di mitra yang telah bekerja sama dengan Bank DKI.
Sementara itu, KJP Plus menawarkan penggunaan dana bantuan yang lebih fleksibel. Peserta didik dapat membeli kebutuhan sekolah, transportasi, dan makanan sehat. Peserta didik dapat mencairkan dana maksimal Rp100 ribu per bulan untuk dibelanjakan.