Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
BTN Jakim 2026 Diikuti 45.000 Peserta, Nilai Ekonomi Capai Rp225 M
BTN Jakim 2026. (Dok. BTN)
  • BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 diproyeksikan menghasilkan perputaran ekonomi lebih dari Rp225 miliar, hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
  • Ajang ini diikuti 45.000 pelari dari dalam dan luar negeri, mencakup kategori 5K, 10K, Half Marathon, dan Marathon dengan total 1.012 peserta internasional.
  • Pelepasan peserta dilakukan oleh pejabat tinggi seperti Erick Thohir dan Rano Karno, yang menyoroti potensi sport tourism sebagai penggerak ekonomi serta rencana pembentukan sirkuit marathon Asia Tenggara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Gelaran BTN Jakarta International Marathon 2026 menampilkan semangat positif melalui perpaduan antara prestasi olahraga dan dampak ekonomi yang kuat. Dengan partisipasi 45.000 pelari dari dalam dan luar negeri, acara ini tidak hanya memperkuat citra Jakarta sebagai tuan rumah ajang internasional, tetapi juga menghidupkan sektor pariwisata dan bisnis lokal secara nyata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Perputaran ekonomi dari gelaran BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 diproyeksikan melonjak hampir dua kali lipat hingga menembus lebih dari Rp225 miliar. Ajang olahraga massal yang diikuti oleh puluhan ribu pelari domestik dan internasional ini tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga efektif merangsang aktivitas bisnis hilir melalui lonjakan tingkat hunian hotel di kawasan utama Sudirman, Senayan, dan Thamrin.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), Nixon L.P. Napitupulu, menyatakan estimasi kontribusi finansial tersebut mengacu pada data riset lembaga survei pihak ketiga.

"Tahun lalu Rp122 miliar. Hampir dua kali lipat [proyeksi dampak ekonomi BTN Jakim 2026]. Mudah-mudahan ya," ujar Nixon kepada pers di sela-sela perhelatan pada Sabtu (13/6), dikutip Senin (15/6).

Secara terperinci, perhelatan akbar ini menarik minat lebih dari 45.000 peserta. Koridor lintasan dipadati oleh sekitar 5.500 pelari pada kategori 5K (5 kilometer), 10.000 pelari di kelas 10K (10 kilometer), 21.300 peminat kategori Half Marathon (21 kilometer), serta 8.200 pelari yang berlaga di kelas Marathon (42 kilometer).

Daya tarik kompetisi ini juga dibuktikan dengan hadirnya 1.012 pelari internasional yang datang dari berbagai negara.

Prosesi pelepasan (flag off) untuk kategori Marathon dilaksanakan pada Minggu (14/6) dini hari. Agenda seremonial ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Direktur Utama Bank Tabungan Negara Nixon L.P. Napitupulu, serta Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria.

“Hari ini BTN Jakim berjalan dengan 45.000 pelari yang luar biasa. Mudah-mudahan ini menjadi kalender kegiatan setiap tahun,” ujar Rano Karno.

Pada kesempatan yang sama, Erick Thohir menggarisbawahi peran strategis industri olahraga (sport tourism) sebagai stimulus gaya hidup sehat sekaligus motor penggerak ekonomi nasional. Otoritas terkait kini tengah menjajaki langkah ekspansif bersama sejumlah negara di Asia Tenggara untuk mengonsolidasikan sirkuit lari regional demi mendongkrak daya saing kawasan di kancah global.

“Kalau di dunia ada Boston Marathon dan Tokyo Marathon, kenapa Asia Tenggara tidak punya event bersama? Mudah-mudahan pada 2027 atau 2028 Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Filipina bisa memiliki sirkuit marathon Asia Tenggara yang menjadi ajang bersama bagi para pelari terbaik di kawasan,” kata Erick.

Editorial Team

Related Article