Comscore Tracker
NEWS

LRT Jabodebek Gencar Diuji Coba Jelang Soft Launching 17 Agustus

LRT akan dikemudikan secara otomatis atau tanpa masinis.

LRT Jabodebek Gencar Diuji Coba Jelang Soft Launching 17 AgustusSejumlah pekerja menyelesaikan proyek infrastruktur Depo LRT (Light Rail Transit) Jabodebek di Jatimulya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (1/4/2022). ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/nym.

by Eko Wahyudi

Jakarta, FORTUNE - LRT Jabodebek akan menjalani soft launching pada 17 Agustus mendatang. Saat ini, persiapan uji coba otomatis LRT tengah didorong untuk menjamin keamanan dan memastikan keselamatan penumpang.

Pihak operator LRT Jabodebek, PT Kereta Api Indonesia (Persero), saat ini sudah melaksanakan masa pengujian GoA 3 pada lintas pelayanan LRT Jabodebek. KAI menyatakan akan menjalani uji coba LRT Jabodebek secara otomatis dengan sangat hati-hati. Seperti diketahui, LRT nantinya akan dikemudikan secara otomatis atau tanpa masinis.

"KAI bersama-sama dengan para stakeholder lainnya telah mengevaluasi insiden pada masa uji coba sebelumnya, sehingga kejadian serupa tidak akan terjadi di kemudian hari," tutur VP Public Relations KAI, Joni Martinus, melalui siaran pers, Senin (11/4).

Joni mengatakan pihaknya telah mempersiapkan strategi komprehensif dan mengembangkan protokol keselamatan yang ketat di seluruh proses pengujian hingga pengoperasian LRT nantinya. Upaya pencegahan tersebut di antaranya adalah dengan melakukan serangkaian pengujian, pengecekan, dan perawatan yang dilakukan berkala oleh tenaga yang kompeten dan diawasi oleh para ahli di bidangnya.

“Walaupun tanpa adanya masinis, otomatisasi sistem yang bekerja dengan baik sesuai pemrograman akan dengan sendirinya menjamin keselamatan,” kata Joni.

Kunci pengoperasian LRT Jabodebek

Sistem otomatis yang terpadu ini terdiri dari dua komponen kunci, yaitu persinyalan dan telekomunikasi. Persinyalan akan mengatur jarak antarkereta, dengan melakukan akselerasi dan pengereman secara otomatis. Sementara itu, telekomunikasi mengatur komunikasi data, pengaturan suplai daya, dan proteksi dari sisi kelistrikan.

Upaya pencegahan juga diaplikasikan KAI dengan melatih SDM khusus mengenai seluruh aspek operasional LRT Jabodebek. Hal ini agar dapat berjalan dengan aman dan selamat, serta menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) kondisi darurat, baik di dalam kereta maupun di stasiun.

Dalam mengantisipasi kondisi darurat, rangkaian kereta dilengkapi interkom kontak darurat, sensor api dan asap, serta deteksi anjlokan dan tabrakan yang otomatis menghentikan kereta seketika. Selain sensor dan alat deteksi, KAI pun telah menempatkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan palu pemecah kaca di dalam rangkaian LRT Jabodebek.

Joni menyampaikan bahwa pemantauan intensif dilaksanakan melalui CCTV yang dipasang di seluruh rangkaian kereta dan di stasiun. Tak hanya itu, guna keperluan evakuasi, seluruh stasiun LRT Jabodebek menyediakan connecting bridge.

Selain itu, train attendant dan tenaga keamanan ditugaskan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan penumpang dari keberangkatan hingga sampai di tujuan.

Pembangunan LRT Jabodebek capai 81,45 persen

Sampai dengan April 2022, progres LRT Jabodebek mencapai 81,45 persen. Pemerintah melalui Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo telah mengunjungi proyek LRT Jabodebek untuk memastikan proses pengujian GoA 3 berjalan dengan lancar. Rombongan sempat mengikuti pengujian sistem GoA 3 dari Stasiun Harjamukti hingga Stasiun TMII dan Depo LRT di Bekasi Timur.

"Pengujian berjalan lancar dan proses tersebut akan terus kita laksanakan pada seluruh lintas dan sarana dengan penuh kehati-hatian. Pemerintah juga mengapresiasi kinerja tim dan karya anak bangsa sehingga proyek pembangunan ini dapat berjalan dengan baik," ujar Joni.

Related Topics

Related Articles