NEWS

Wacana Tambah Stasiun Whoosh di Kopo, KCIC: Fokus dengan yang Ada

Sejauh ini telah terdapat empat stasiun yang beroperasi.

Wacana Tambah Stasiun Whoosh di Kopo, KCIC: Fokus dengan yang AdaPenumpang menunggu jadwal pemberangkatan kereta WHOOSH di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Jumat (10/11/2023). ANTARA FOTO/Hreeloita Dharma Shanti
by
08 December 2023
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) buka suara mengenai usulan penambahan stasiun Kereta Cepat Whoosh di Kopo, Bandung. Perseroan menyatakan memilih untuk lebih mengoptimalkan stasiun yang tersedia saat ini.

“Saat ini KCIC akan mengoptimalkan keberadaan stasiun yang telah tersedia untuk masyarakat yang ingin menuju Bandung dari Jakarta dan sebaliknya,” kata GM Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, dalam keterangannya, Jumat (8/12).

Untuk melayani masyarakat yang beraktivitas dari Jakarta menuju Bandung dan sebaliknya, Kereta Cepat Whoosh memiliki empat stasiun, yakni Halim, Jakarta; Karawang; Padalarang; dan Tegalluar.

Eva mengatakan penambahan stasiun pelayanan baru perlu melalui berbagai tahapan, yang diawali dari proses perizinan dan persetujuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Namun, pada prinsipnya KCIC mendukung semua program pengembangan yang akan dilakukan untuk peningkatan layanan Whoosh dan tetap terbuka untuk membahas kerja sama dengan berbagai pihak jika ada usulan atau rencana untuk melakukan pembangunan stasiun baru.

"KCIC akan terus mengembangkan stasiun yang ada khususnya dari sisi aksesibilitas dan integrasi antarmoda. Optimalisasi juga akan dilakukan baik dari sisi operasi, pelayanan kepada penumpang, hingga pemanfaatan kawasan di sekitar stasiun untuk mendukung kelangsungan Kereta Cepat Whoosh." tutur Eva.

Cara menuju Bandung dari stasiun kereta cepat

Untuk menuju area bandung, Eva mengatakan para calon penumpang dapat memilih dua stasiun yang telah tersedia, yakni Stasiun Padalarang dan Stasiun Tegalluar. Penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke pusat kota Bandung dapat memanfaatkan Kereta Feeder di Stasiun Padalarang—dengan tujuan Stasiun Bandung.

Stasiun Padalarang juga menyediakan kereta Commuterline Bandung Raya dan Commuterline Garut yang dapat diakses langsung oleh penumpang Whoosh.

Para penumpang yang ingin menuju area Bandung bagian timur dan selatan seperti Kopo dan Buah Batu dapat memilih Stasiun Tegalluar mengingat lokasinya yang dekat dengan jalan tol, yaitu pintu keluar tol Summarecon serta sejumlah area yang mudah dijangkau dengan kendaraan melalui jembatan Cibiru baru.

Dari Stasiun Tegalluar, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Damri untuk menuju pusat kota Bandung dan sejumlah wilayah strategis lainnya.

Layanan Damri dengan tujuan Stasiun Bandung dari Stasiun Tegalluar akan melalui rute masjid Al Jabbar, Stasiun Gedebage, Metro Indah Mall, Trans Studio Mall, Jalan Asia Afrika, alun-alun Bandung dan Pasar Baru. Selain Damri tersedia juga shuttle bus menuju area Sumareccon.

Usulan dari Moeldoko

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang mengungkap usulan pembangunan stasiun baru tersebut.

Usulan ini disampaikan dalam diskusi bersama PT Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC), PT Kereta Api Indonesia, serta perwakilan dari Kementerian Koordinasi Bidang Maritim dan Investasi, dan Kementerian Perhubungan. 

Menurut Moeldoko, masalah keterhubungan ini perlu ditingkatkan dengan mempertimbangkan kenyamanan penumpang Whoosh. Salah satunya, ketersediaan kursi di kereta api feeder (pengumpan) saat sudah sampai di Padalarang.

“Pentingkan kenyamanan penumpang agar tidak berhenti hanya di Stasiun Padalarang serta Tegalluar,” kata dia dalam keterangannya (1/12).

Related Topics