Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Hasil Uji Coba B50 Akan Keluar pada Juli 2026

ilusrasi pengisian biodiesel ke kendaraan (pexels.com/Schrafsinn86)
ilusrasi pengisian biodiesel ke kendaraan (pexels.com/Schrafsinn86)
Intinya sih...
  • Hasil uji coba biodiesel B50 akan tersedia pada Juli 2026.
  • Pemerintah bakal merevisi keputusan mandatori biodiesel dari B40 ke B50 setelah hasil uji teknis keluar.
  • Kebutuhan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) untuk mendukung mandatori B40 pada 2026 diperkirakan mencapai 15,64 juta kiloliter.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan hasil uji coba biodiesel campuran 50 persen atau B50 akan tersedia pada Juli 2026.

Informasi tersebut disampaikan Sub-Koordinator Pengawasan Usaha Bidang Bioenergi, Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM, Herbert Wibert Victor Hasudungan, dalam sebuah acara lokakarya jurnalisdi Depok, Jawa Barat, Kamis (5/2).

Dia mengatakan seluruh proses pengujian B50 saat ini masih berlangsung melalui sejumlah road test di berbagai moda dan sektor penggunaan.

“Uji jalan ini kira-kira selesai di semester II. Jadi, hasilnya nanti sekitar Juli 2026,” ujarnya.

Herbert menjelaskan pemerintah baru akan mengambil keputusan menaikkan mandatori biodiesel dari B40 ke B50 setelah semua hasil uji teknis keluar. Jika dinyatakan layak, maka pemerintah akan merevisi Keputusan Menteri ESDM terkait, sehingga penerapan B50 dapat diberlakukan mulai Juli hingga Desember 2026.

Namun, sebelum keputusan tersebut diambil, semua perhitungan kebutuhan nasional masih menggunakan skema penuh B40, termasuk alokasi insentif yang tahun depan diperkirakan mencapai Rp47,2 triliun. Angka ini dihitung berdasarkan prognosa harga serta selisih antara harga biodiesel dan solar yang menjadi dasar perhitungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Demi mendukung mandatori B40 pada 2026, kebutuhan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) diperkirakan mencapai 15,64 juta kiloliter. Dengan kapasitas produksi solar nasional 26,85 juta kiloliter dan kebutuhan total campuran BXX yang mencapai 39,11 juta kiloliter, Indonesia justru berpotensi beroleh surplus solar hingga 2,18 juta kiloliter.

“Memang secara angka kita bisa tidak lagi impor untuk kategori BBM jenis solar, karena memang untuk domestik,” ujarnya.

Proses uji coba B50 dilakukan pada sejumlah moda transportasi dan pembangkit listrik dengan durasi berbeda-beda.

Uji pada angkutan laut menjadi yang paling cepat dan diperkirakan selesai pada April 2026.

Uji pada kendaraan jalan raya membutuhkan sekitar tujuh bulan dan akan berakhir pada Juni 2026.

Alat mesin pertanian (alsintan) memerlukan waktu hingga sebelas bulan dan baru selesai pada Oktober 2026, bersamaan dengan uji pada pembangkit listrik yang juga berlangsung selama sepuluh bulan.

Alat berat pertambangan membutuhkan delapan bulan hingga Agustus 2026, sementara pengujian pada kereta api menjadi yang paling panjang dan baru akan tuntas pada Desember 2026.

Seluruh hasil tersebut akan dirangkum demi memberikan rekomendasi final terkait kesiapan nasional menuju implementasi B50. Sementara itu, kebijakan B40 untuk 2026 telah lebih dulu ditetapkan dalam rapat Komite Pengarah BPDP pada 14 Januari 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bonardo Maulana
EditorBonardo Maulana
Follow Us

Latest in News

See More

Hasil Uji Coba B50 Akan Keluar pada Juli 2026

05 Feb 2026, 17:52 WIBNews