Solo, FORTUNE – Kota Solo kembali menambah agenda wisata dan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan Suaraga Fest yang akan digelar pada 4–5 Juli 2026 di Taman Balekambang. Festival ini menggabungkan pertunjukan musik, aktivitas wellness, komunitas, hingga eksplorasi kota dalam satu rangkaian acara.
Kehadiran festival tersebut mencerminkan tren yang berkembang dalam industri pariwisata global, yakni meningkatnya minat wisatawan terhadap pengalaman yang menggabungkan hiburan, kesehatan, budaya, dan keterlibatan komunitas lokal. Menurut berbagai laporan industri pariwisata, segmen wellness tourism menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat dalam beberapa tahun terakhir.
Melalui kolaborasi Boss Creator, MADHAUS, dan Vindes, Suaraga dirancang sebagai ajang yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat citra Solo sebagai kota budaya yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan generasi muda dan wisatawan modern.
Wali Kota Solo, Respati Achmad Ardianto, mengatakan kota tersebut memiliki akar budaya yang kuat dalam praktik wellness atau gaya hidup sehat yang berkelanjutan.
“Solo memiliki akar budaya yang kuat dalam praktik wellness. Karena itu, kami ingin mengangkat Java Wellness sebagai bagian dari identitas budaya kota ini,” ujar Respati dalam konferensi pers peluncuran Suaraga (4/6).
Menurut dia, upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan komunitas wellness di Kota Bengawan.
Chief Executive Officer Boss Creator, Riandika Winandatama, mengatakan festival ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku industri kreatif lokal, mulai dari UMKM, komunitas kreatif, seniman, pengrajin, hingga pelaku kuliner.
“Melalui Suaraga, kami ingin memperkenalkan Solo sebagai kota dengan energi budaya dan kreativitas yang begitu kuat,” ujarnya.
