NEWS

Disinggung Gibran saat Debat Cawapres, Ini Profil Tom Lembong

Aktif di dunia perbankan hingga penyusun pidato Jokowi.

Disinggung Gibran saat Debat Cawapres, Ini Profil Tom LembongTom Lembong, Mantan Kepala BKPM/Dok Pribadi (Instagram)
22 January 2024

Jakarta, FORTUNE - Dalam debat calon wakil presiden (cawapres) Pilpres 2024 yang dilangsungkan Minggu malam (21/1), nama Tom Lembong menjadi sorotan. Hal itu terjadi ketika calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, beberapa kali menyebutnya dalam sesi tanya jawab. Gibran menyinggung Tom Lembong terutama terkait isu Lithium Ferro Phosphate (LFP).

Ia mengajukan pertanyaan kepada cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau akrab dikenal dengan panggilan Cak Imin. Gibran menyoroti penggunaan LFP yang sering dibicarakan oleh tim sukses paslon nomor urut 1, namun seakan Cak Imin kurang memahami mengenai isu tersebut.

"Kita sekarang itu adalah negara yang punya cadangan nikel terbesar sedunia, ini kekuatan kita, ini bargaining kita, jangan malah membahas LFP itu sama saja mempromosikan produknya China Pak. Saya tidak tahu Pak Tom Lembong dan timsesnya sering gak diskusi dengan cawapresnya, masa cawapresnya gak paham?," ucap Gibran.

Lalu siapakah sosok sebenarnya Tom Lembong yang masuk tim sukses Anies-Muhaimin (Amin)? 


 

Mantan kepala BKPM era Pemerintahan Jokowi

description
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Meskipun Tom Lembong dikenal sebagai penyokong AMIN, ternyata pria tersebut merupakan mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di pemerintahan Jokowi. Tom Lembong sendiri merupakan figur yang memiliki karir cemerlang di dunia keuangan dan pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan Indonesia dan Kepala BKPM. Ia juga dikenal sebagai penulis beberapa pidato ikonik untuk Presiden Jokowi.

Ia tercatat terakhir kali melaporkan harta kekayaannya, pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 30 April 2020. Tom Lembong saat itu menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dengan total harta yang dimilikinya mencapai Rp101,57 miliar.

Pria yang bernama asli Thomas Trikasih Lembong itu, lahir pada 4 Maret 1971. Ia memperoleh gelar sarjana di bidang arsitektur dan tata kelola dari Universitas Harvard pada tahun 1994. Setelah menyelesaikan pendidikan, Tom memulai karirnya di Divisi Ekuitas Morgan Stanley di New York dan Singapura pada tahun 1995. Ia kemudian menjadi bankir investasi di Deutsche Securities Indonesia pada periode 1999-2000.

Aktif di dunia perbankan hingga susun pidato Jokowi

Kawasan SCBD Senayan/Shutterstock N Rudianto

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.