Comscore Tracker
NEWS

Recovery Index Covid-19 RI terbaik di Asean, Ini Faktanya

Recovery Rate Nasional capai 96,05% 

Recovery Index Covid-19 RI terbaik di Asean, Ini FaktanyaPetugas Keruangan ICU Khusus COVID-19 di RSUD dr Pirngadi Medan, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (3/9). ANTARA FOTO/Fransisco Carolio

by Suheriadi

Jakarta, FORTUNE - Angka capaian pengendalian kasus di Indonesia sudah sangat baik. Hal tersebut tertuang dalam hasil evaluasi pemerintah terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk periode hingga 18 Oktober 2021. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengutip data NIKKEI Covid-19 Recovery Index saat menyatakan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-54 per 6 Oktober 2021, membaik dari posisi 31 Agustus yang berada pada urutan ke-92. 

"Posisi peringkat ini juga lebih baik dari semua negara Asean lainnya, seperti Singapura di peringkat 70, Malaysia peringkat 102, dan Thailand ranking 109,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (11/10). 

Berdasarkan data Johns Hopkins University, Kasus Konfirmasi Harian di Indonesia mencapai 4,60 kasus per 1 juta penduduk. Capaian itu jauh lebih baik dibandingkan negara lain, seperti Singapura (541,9 kasus), Inggris (525,3 kasus), Malaysia (277,7 kasus), dan Filipina (95,55 kasus) per 1 juta penduduk. 

Recovery Rate Nasional capai 96,05%

Persentase Recovery Rate (RR) secara Nasional adalah 96,05 persen dan Case Fatality Rate (CFR) Nasional 3,37 persen. Persentase penurunan Kasus Aktif secara nasional mencapai 94,55 persen. 

Dalam sepekan ini, lanjut Airlangga, dari 27 Provinsi di Luar Jawa Bali, tidak ada Provinsi yang masuk Level 4. Namun demikian, 3 provinsi masih berada di Level 3, dan ada 22 provinsi di Level 2, serta 2 provinsi berhasil di Level 1 yakni Kepulauan Riau dan NTB. 

Secara umum, penilaian situasi pandemi di luar Jawa-Bali menunjukkan perbaikan signifikan dari minggu ke minggu. Terjadi penurunan level (perbaikan) untuk 2 provinsi, yaitu Kep. Bangka Belitung yang turun dari Level 3 ke Level 2, dan NTB yang turun dari Level 2 ke Level 1. Dari sisi indikator Transmisi Komunitas (Laju Penularan), dari 27 provinsi luar Jawa Bali, terdapat 3 provinsi di Level TK-2, sedangkan selebihnya sebanyak 24 provinsi sudah berada di Level TK-1. 

Penanganan Kasus Covid-19 pada PON XX Papua

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (10)/10, jumlah total kasus terkonfirmasi Covid-19 dalam pelaksanaan PON XX Papua mencapai 83 kasus atau 0,84 persen dari total peserta PON yang sebanyak 10.066 orang. 

Peserta PON mencakup atlet, ofisial, pelatih, wasit, wartawan, hingga panitia. Dari 83 kasus tersebut, sebagian sudah sembuh, dan sebagian lainnya menjalani perawatan di rumah sakit serta isolasi mandiri di hotel dan isoter di Kapal KM. Tidar. 

Sedangkan positivity rate selama PON XX Papua mencapai 1,5 persen dari total tes dan tersebar di 16 cabang olahraga (Cabor) dari 37 cabor yang dipertandingkan. Peserta PON yang terpapar Covid-19 ini berasal dari 20 provinsi, dengan 5 provinsi penyumbang jumlah kasus terbanyak berasal dari DKI Jakarta, Jateng, Bali, Jawa Timur, dan Jambi. 

Related Articles