Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Darya-Varia Rilis Dua Alat Kesehatan Berbasis AI, Begini Fungsinya
Ilustrasi wanita sedang tes darah (pexels.com/Los Muertos Crew)
  • PT Darya-Varia Laboratoria Tbk dan PT Astra Komponen Indonesia merilis dua alat kesehatan berbasis AI, DiViLab Optima (4 in 1) dan DiViLab Core (3 in 1).

  • DiViLab Optima menggabungkan pengukuran tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat, sedangkan DiViLab Core fokus pada tiga parameter dengan fitur pemantauan real-time berbasis AI.

  • Kolaborasi ini menegaskan transformasi Darya-Varia menuju penyedia solusi kesehatan terintegrasi serta mendukung peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan dalam negeri.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit, kebutuhan terhadap alat kesehatan yang mudah diakses kian meningkat. Namun, di sisi lain, ketergantungan pada produk impor masih menjadi tantangan.

Menjawab kondisi tersebut, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk, menggandeng PT Astra Komponen Indonesia (ASKI), merilis dua perangkat kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI), yakni DiViLab Optima (4 in 1) dan DiViLab Core (3 in 1).

Presiden Direktur Darya-Varia, Ian Kloer, mengatakan kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan inovasi alat kesehatan dalam negeri yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Pengembangan DiViLab Optima dan DiViLab Core merupakan langkah strategis dalam menghadirkan solusi monitoring kesehatan berbasis teknologi yang mendukung program kesehatan nasional,” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4).

DiViLab Optima (4 in 1) merupakan perangkat multifungsi yang mengintegrasikan pengukuran tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat dalam satu alat berbasis AI dan Internet of Things (IoT). Integrasi ini memungkinkan pemantauan kesehatan dilakukan secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Sementara itu, DiViLab Core (3 in 1) menawarkan solusi lebih ringkas dengan kemampuan pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat secara akurat dan efisien. Kedua perangkat dilengkapi fitur pemantauan tren kesehatan, analitik prediktif berbasis AI, serta dukungan caregiver yang memungkinkan keluarga maupun tenaga medis memantau kondisi pengguna secara real-time.

Dari sisi industri, ASKI tercatat telah mengembangkan lebih dari 30 jenis alat kesehatan sejak melakukan diversifikasi bisnis, dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 40–59 persen. Tren penggunaan produk lokal pun terus meningkat seiring kemampuan produk dalam negeri yang dinilai makin kompetitif dibandingkan dengan produk impor.

Melalui kolaborasi ini, Darya-Varia juga mempertegas transformasinya menjadi penyedia solusi kesehatan terintegrasi dengan menggabungkan kapabilitas farmasi, teknologi, dan data.

Ke depan, kedua perusahaan berkomitmen memperluas pengembangan alat kesehatan berbasis digital guna mendukung peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Editorial Team