Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kapitalisasi Pasar Apple Tembus US$5 Triliun, iPhone 18 Pro Disorot
iPhone 18 Pro warna burgundy (apple.com)
  • Kapitalisasi pasar Apple kembali menembus US$5,005 triliun setelah sahamnya ditutup naik 0,5 persen menjadi US$342,96 per lembar pada Rabu (14/10).
  • Apple menjadi perusahaan kedua setelah Nvidia yang menutup perdagangan dengan valuasi di atas US$5 triliun, didorong perhatian investor pada permintaan iPhone 18 Pro.
  • Masa tunggu iPhone 18 Pro Max sekitar tiga minggu mengindikasikan permintaan kuat; investor juga mencermati bisnis layanan, pengembangan AI, dan pembaruan Siri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Kapitalisasi pasar Apple kembali menembus US$5 triliun setelah saham perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut ditutup menguat pada Rabu (14/10). Kenaikan itu terjadi di tengah perhatian investor terhadap kinerja lini iPhone 18 Pro. Mengutip laporan Apple Insider, saham Apple ditutup pada level US$342,96 per lembar, naik sekitar 0,5 persen dari perdagangan sebelumnya. Posisi tersebut membawa kapitalisasi pasar perusahaan mencapai US$5,005 triliun.

Pencapaian itu mengembalikan valuasi Apple ke atas ambang US$5 triliun setelah sebelumnya sempat menyentuh level tersebut pada Juli 2026, sebelum kembali turun. Pada Oktober 2025, Apple lebih dulu mencatat kapitalisasi pasar di atas US$4 triliun.

Mengutip laporan MacRumors, capaian itu membuat Apple menjadi perusahaan kedua yang berhasil menutup perdagangan dengan kapitalisasi pasar di atas US$5 triliun, setelah Nvidia. Sebelumnya, Apple beberapa kali melampaui ambang itu selama sesi perdagangan, tetapi belum mampu mempertahankannya hingga penutupan bursa. Hal ini tak lepas dari tingginya permintaan terhadap iPhone 18 Pro. Laporan itu juga menyoroti masa tunggu pengiriman iPhone 18 Pro Max yang mencapai sekitar tiga minggu sebagai salah satu indikasi permintaan konsumen.entar Reuters saat berita itu diterbitkan.

Di luar penjualan perangkat, bisnis layanan (services) dan pengembangan kecerdasan buatan, termasuk pembaruan Siri, turut menjadi perhatian investor dalam menilai prospek pertumbuhan Apple. Dua spekk tersebut berpotensi mendukung pendapatan perusahaan ke depan, di tengah perubahan jadwal peluncuran sejumlah model iPhone.

Kembalinya kapitalisasi pasar Apple ke atas US$5 triliun menjadi tonggak penting bagi perusahaan. Namun, keberlanjutan penguatan saham masih akan bergantung pada perkembangan penjualan perangkat, kinerja bisnis layanan, serta kemampuan perusahaan menjaga pertumbuhan di tengah kenaikan biaya komponen.

Curated For You

Editorial Team

Related Article