TECH

Pertama Kali dalam Sejarah, Pesawat NASA Berhasil “Tabrak” Asteroid

Misi DART bertujuan untuk melindungi bumi dari asteroid.

Pertama Kali dalam Sejarah, Pesawat NASA Berhasil “Tabrak” AsteroidIlustrasi stasiun luar angkasa internasional. (Pixabay/NASA-imaginery)
27 September 2022
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Pesawat luar angkasa Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berhasil menabrakkan diri ke asteroid yang berjarak 11 juta km dari bumi, Selasa (27/9). Ini merupakan misi pertama dalam sejarah umat manusia untuk membelokkan asteroid dari Bumi.

Dikutip dari Reuters, DART—nama pesawat tersebut—terbang dengan kecepatan hipersonik di lebih dari 22.000 km per jam ke asteroid Dimorphous, yang memiliki ukuran sama dengan stadiun sepak bola.

Misi yang memiliki nilai US$300 juta, serta dikembangkan dalam waktu tujuh tahun ini, dirancang untuk menentukan apakah pesawat luar angkasa sanggup mengubah lintasan asteroid, serta mendorongnya keluar dari jalur untuk menjaga Bumi dari bahaya.

Memang, dampak yang diinginkan dari misi tersebut baru diketahui ketika dilakukan pengamatan teleskop lebih lanjut terhadap asteroid pada bulan depan.

Namun, para pejabat NASA menyatakan DART telah mencapai tujuannya.

"NASA bekerja untuk kepentingan umat manusia, jadi bagi kami itu adalah pemenuhan akhir dari misi kami untuk melakukan sesuatu seperti ini - demonstrasi teknologi yang, siapa tahu, suatu hari nanti bisa menyelamatkan rumah kita," kata Deputi Administrator NASA Pam Melroy.

Direktur Divisi Ilmu Planet NASA, Lori Glaze, menambahkan manusia telah memulai era baru. “Ini adalah era di mana kita berpotensi memiliki kemampuan untuk melindungi diri dari sesuatu seperti dampak asteroid yang berbahaya," ujarnya, seperti dilansir dari The Strait Times. 

Related Topics