OVO: Transaksi Digital Makin Aktif Jelang Sahur, Naik 79%

- OVO mencatat lonjakan transaksi digital hingga 79% pada pukul 03.00–05.00 selama Ramadan, menunjukkan pergeseran aktivitas pengguna ke waktu sahur.
- Jenis transaksi yang meningkat saat sahur meliputi pembelian pulsa, pembayaran tagihan, belanja e-commerce, serta hiburan digital, menjadikan waktu sahur sebagai prime time baru aktivitas digital.
- Menjelang berbuka puasa, transaksi offline di gerai makanan dan minuman naik signifikan hingga 3,5 kali lipat dibanding online, didominasi pengguna laki-laki usia produktif 25–34 tahun.
Jakarta, FORTUNE – Bulan suci Ramadan tidak hanya mengubah pola ibadah dan konsumsi masyarakat, tetapi juga memengaruhi pola aktivitas transaksi digital. Penyedia layanan pembayaran digital OVO mencatat adanya pergeseran waktu transaksi pengguna yang semakin terkonsentrasi pada malam hingga dini hari selama Ramadan.
Berdasarkan analisis data transaksi pengguna hingga pertengahan Ramadan tahun ini, aktivitas transaksi digital pada pukul 03.00–05.00 meningkat signifikan hingga 79 persen dibandingkan periode di luar Ramadan. Tren ini juga konsisten dengan pola yang tercatat pada Ramadan tahun sebelumnya.
Chief Operating Officer OVO, Eddie Martono mengatakan bahwa perubahan pola aktivitas masyarakat selama Ramadan turut memengaruhi pola transaksi digital.
“Waktu sahur tidak hanya dimanfaatkan untuk makan sebelum berpuasa, tetapi juga untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan digital seperti pembayaran tagihan, pembelian pulsa, hingga berbelanja online,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (11/3).
Sahur Jadi Prime Time Aktivitas Digital
Selain peningkatan jumlah transaksi, OVO juga mencatat perubahan jenis kebutuhan digital yang dipenuhi pengguna saat sahur. Secara keseluruhan, transaksi online pada waktu sahur meningkat hingga 76 persen, didorong oleh aktivitas belanja di e-commerce yang meningkat dua kali lipat.
OVO mencatat, beberapa kategori transaksi yang mengalami kenaikan signifikan di antaranya pembelian pulsa dan pembayaran tagihan tumbuh lebih dari dua kali lipat, pembelian voucher permainan naik sebesar 58 persen dan layanan hiburan digital meningkat 36 persen.
Temuan ini menunjukkan bahwa waktu sahur mulai berkembang menjadi prime time baru untuk aktivitas digital, di mana masyarakat memanfaatkan waktu dini hari untuk menyelesaikan kebutuhan praktis sebelum memulai aktivitas harian.
Di sisi lain, pola konsumsi masyarakat juga meningkat menjelang waktu berbuka puasa, khususnya pada pukul 16.00–18.00. Pada periode ini, pembayaran menggunakan OVO di berbagai gerai makanan dan minuman meningkat signifikan dan menyumbang sekitar 42 persen dari total transaksi.
Transaksi offline di gerai makanan dan minuman tercatat sekitar 3,5 kali lebih tinggi dibandingkan transaksi online pada periode yang sama, menunjukkan tingginya aktivitas masyarakat saat ngabuburit
OVO juga melaporkan pada saat berbuka transaksi online dan aktivitas pengguna juga tetap tinggi. Pembelanjaan melalui e-commerce tercatat menyumbang sekitar 29 persen dari total transaksi online, sementara 20 persen lainnya berasal dari pembelian voucher permainan.
Hal ini menunjukkan bahwa setelah berbuka, masyarakat juga memanfaatkan waktu untuk berbelanja maupun menikmati hiburan digital.
Dari sisi demografi pengguna, lonjakan aktivitas transaksi selama Ramadan terutama didorong oleh kelompok usia produktif. Pengguna laki-laki berusia 25–34 tahun tercatat sebagai kelompok paling aktif bertransaksi baik saat sahur maupun berbuka.
Jumlah transaksi dari kelompok ini tercatat hampir dua kali lebih banyak dibandingkan pengguna perempuan, meskipun aktivitas transaksi perempuan juga tetap tinggi selama Ramadan.

















