Usai Raih Pendanaan US$330 juta, Airwallex Akuisisi Skye Sab Indonesia

Airwallex resmi mengakuisisi mayoritas saham di PT Skye Sab Indonesia setelah mendapatkan pendanaan Seri G senilai US$330 juta.
Co-founder dan CEO Airwallex, Jack Zhang, menyatakan bahwa akuisisi ini dapat membuka akses bagi pelaku usaha Indonesia yang ingin berekspansi ke luar negeri.
Valuasi Airwallex mencapai US$8 miliar dengan pertumbuhan pendapatan hingga 108 persen dan peningkatan volume transaksi sebesar 94 persen pada kuartal ketiga 2025.
Jakarta, FORTUNE ā Perusahaan financial technology (fintech) global, Airwallex resmi mengakuisisi mayoritas saham di PT Skye Sab Indonesia sebagai pemegang lisensi Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) Kategori 1. Aksi akuisisi ini dilakukan setelah Airwallex mendapatkan pendanaan Seri G senilai US$330 juta.
Co-founder dan CEO Airwallex, Jack Zhang, menyatakan bahwa akuisisi ini dapat membuka akses bagi pelaku usaha Indonesia yang ingin berekspansi ke luar negeri untuk memanfaatkan infrastruktur keuangan global Airwallex. Langkah ini juga memberi peluangĀ jalur pertumbuhan sekaligus memungkinkan pengelolaan keuangan internasional yang lebih efektif, serta mempermudah perusahaan global untuk memasuki pasar Indonesia.
āInfrastruktur keuangan dan data menjadi pembeda utama ditengah penurunan biaya padaĀ software yang disebabkan oleh AI,ā ucap Jack Zhang melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (11/12).
Airwallex menilai situasi perekonomian Indonesia yang dinamis dan ekosistem digital yang terusĀ berkembang merupakan modal penting untuk mencapai Digitalisasi 2045. InisiatifĀ nasional ini bertujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai pemimpin digital global yangĀ kompetitif melalui inovasi, penguatan ekonomi dan institusi, serta peningkatan akses terhadapĀ layanan esensial.Ā
Valuasi Airwallex sentuh US$8 miliar

Kehadiran Airwallex di Indonesia memperkuat momentum pertumbuhan yang telah dicapaiĀ perusahaan di Asia Tenggara dan pasar global dalam beberapa tahun terakhir. Tercatat, dengan suksesnya pendanaan Seri G, Airwallex telah memiliki valuasi sebesar US$8 miliar atau meningkat 30 persen dibandingkan putaran sebelumnya enam bulan lalu.Ā
āAkuisisi ini merupakanĀ tonggak penting bagi Airwallex dalam upaya membangun platform keuangan berskala global.Ā Ekonomi Indonesia yang tumbuh pesat serta sektor UMKM yang dinamis menawarkan potensi yang sangat besar,ā kata Arnold Chan, General Manager, APAC, Airwallex.
Airwallex juga telah mencatat pertumbuhan pendapatan hingga 108 persen dan peningkatan volume transaksi sebesar 94 persen pada kuartal ketiga 2025. Secara global, Airwallex telah melampaui US$1 miliar dalam pendapatan tahunan dan US$235 miliar dalam volume transaksi tahunan. Raihan ini menunjukkan meningkatnya permintaan terhadap solusi infrastruktur keuangan global Airwallex.


















