Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ARTOTEL Wanasaba Dibuka, Pasang Target Moderat hingga Akhir 2026
Peresmian ARTOTEL Wanasaba pada Rabu (14/10). (Fortune Indonesia/Tanayastri Dini)
  • Artotel Group meresmikan ARTOTEL Wanasaba di Wonosobo sebagai hotel ke-111 jaringannya, dikelola untuk PT Kreasi Lancar Makmur dan memperkuat ekspansi di Jawa Tengah.
  • ARTOTEL Wanasaba menargetkan transaksi Rp1 miliar-Rp1,5 miliar per bulan hingga akhir 2026, dengan proyeksi moderat karena okupansi Oktober-November relatif rendah sebelum meningkat pada akhir Desember.
  • Hotel butik di Jalan A. Yani ini memiliki 78 kamar, ballroom hingga 320 orang, empat ruang pertemuan, serta rooftop heated swimming pool sebagai penawaran wellness.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Wonosobo, FORTUNE - Artotel Group kembali berekspansi ke Jawa Tengah. Kali ini, perusahaan membuka ARTOTEL Wanasaba yang resmi beroperasi pada Rabu (14/10).

Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego, mengatakan, ini merupakan hotel ke-111 dalam jaringan Artotel Group. Di dalam jaringan tersebut kini terdapat berbagai merek, termasuk ARTOTEL, DAFAM, MAXONE, dan ROOMS INC.

"Beberapa waktu lagi kami juga akan ke Sleman, kita sedang rebranded di Sleman. Jadi kita lanjut dari sini ke sana. Jawa Tengah kami perkuat," kata Eduard di peresmian operasional ARTOTEL Wanasaba, Rabu, di Wonosobo.

Dalam hal ARTOTEL Wanasaba, Artotel Group sendiri berperan sebagai pengelola dari hotel butik yang berlokasi di Jalan A. Yani No. 112 tersebut. Sementara itu, pemiliknya adalah PT Kreasi Lancar Makmur (PT KLM).

Langkah PT KLM untuk mendukung kehadiran ARTOTEL Wanasaba tak lepas dari mimpi sang pendiri yang memiliki ketertarikan pada dunia perhotelan. "Sehingga kami sejak kecil sudah berangan-angan, kapan di kota kita tercinta ini, Wonosobo, bisa ada fasilitas yang cukup baik, terstandardisasi, layaknya di kota-kota besar lainnya di Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta," kata Direktur PT Kreasi Lancar Makmur, Anditya Wibawa.

Andi berharap, ARTOTEL Wanasaba dapat menjadi tempat untuk berkumpul, bertemu, dan bertumbuh bersama, sekaligus memberikan manfaat yang positif bagi lingkungan sekitar dan perkembangan pariwisata Wonosobo.

Selaras dengan peresmian tersebut, ARTOTEL Wanasaba menargetkan nilai transaksi sekitar Rp1 miliar sampai dengan Rp1,5 miliar per bulan pada sisa waktu 2026. Proyeksi tersebut tergolong moderat. Itu karena perusahaan mempertimbangkan tren okupansi hotel pada periode Oktober sampai November yang relatif rendah.

"Baru naik lagi nanti di minggu ketiga atau keempat Desember," kata GM ARTOTEL Wanasaba, Antonius Rahmad Sembodo dalam acara yang sama.

Sebagai konteks, ARTOTEL Wanasaba memiliki total 78 kamar dalam 3 tipe berbeda, yakni Deluxe (26 meter persegi), Deluxe Balcony (28 meter persegi), dan Grand Suite (46 meter persegi). Selain itu, perusahaan juga memiliki fasilitas ruang pertemuan yang terdiri dari 1 ballroom berkapasitas hingga 320 orang juga 4 ruang pertemuan berkapasitas antara 50-100 orang.

Anton juga mengatakan, perusahaan menekankan beberapa unique selling point (USP) untuk hotel tersebut. Salah satunya, pengalaman wellness lewat fasilitas rooftop heated swimming pool. Perusahaan menyebut, saat ini salah satu tren yang meningkat di industri pariwisata dan perhotelan adalah wellness.

"Kami selalu mencoba menjadi trend setter di mana pun hotel berdiri," ujar Anton.

Curated For You

Editorial Team

Related Article