Chandra Asri Kantongi Izin Terminal Umum, Buka Akses Layani Eksternal

- PT Chandra Pelabuhan Nusantara memperoleh izin pengoperasian terminal umum dari Kementerian Perhubungan, sehingga pelabuhannya di Cilegon kini dapat melayani kebutuhan logistik pengguna eksternal.
- CPN mengoperasikan tiga dermaga berkapasitas hingga 80.000 DWT dan menangani sandar, tambat, serta bongkar muat produk kimia dan petroleum olahan cair.
- Fasilitas CPN mencakup 56 tangki berkapasitas total 501.606 meter kubik, mendukung penerimaan bahan baku, penyimpanan, dan distribusi produk industri melalui jalur laut.
Jakarta, FORTUNE - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melalui anak usahanya di sektor infrastruktur kepelabuhan, PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN) mengantongi Perizinan Berusaha Pengoperasian Terminal Umum dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Direktur Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN), Edi Riva'i mengatakan dengan adanya izin tersebut maka fasilitas pelabuhan CPN di Cilegon, Banten, kini dapat digunakan untuk melayani kebutuhan logistik pengguna jasa eksternal, tidak hanya untuk kebutuhan operasional grup Chandra Asri.
"Kami melihat pembukaan akses ini merupakan langkah strategis perseroan dalam memperluas peran CPN dalam ekosistem logistik dan kepelabuhanan sekaligus memberikan nilai tambah bagi konektivitas dan daya saing industri nasional," ujarnya dalam siaran pers, Selasa (1/9).
Saat ini, CPN engoperasikan tiga dermaga dengan kapasitas berbeda. Dermaga A memiliki kapasitas maksimum 80.000 deadweight tonnage (DWT), Dermaga B hingga 6.000 DWT, dan Dermaga C hingga 10.000 DWT.
Menurut Edi, variasi kapasitas tersebut memberikan fleksibilitas dalam mendukung berbagai kebutuhan kapal dan kegiatan logistic sehingga semakin memperkuat CPIN dalam ekosistem logistik dan kepelabuhan.
Selain layanan sandar dan tambat kapal, CPN juga menangani bongkar muat sejumlah produk kimia dan petroleum olahan cair, seperti naphtha, LPG, propylene, ethylene, py-gas, raffinate-1, butadiene, dan PFO. Sehingga dapat mendukung kebutuhan logistik industri, khususnya di sektor petrokimia, kimia, dan sektor terkait.
Anak usaha Chandra ASri Grup ini juga memiliki fasilitas penyimpanan atau tank farm yang terdiri dari 56 tangki dengan total kapasitas 501.606 meter kubik (m³). Fasilitas tersebut mencakup 25 tangka atmosferik untuk produk kimia cair, seperti naphtha, MTBE, dan methanol, serta 31 tangka bertekanan untuk produk gas cair, seperti ethylene, propylene, butadiene, dan butene-1.
"Kombinasi antara fasilitas dermaga, bongkar muat, dan tank farm memberikan fleksibilitas bagi CPN dalam mendukung rantai pasok industri, mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, hingga distribusi produk melalui jalur laut," pungkasnya.

















