BUSINESS

Grab Ventures Velocity Batch 6 Bidik Startup ESG dan Digitalisasi UMKM

Pendaftaran dibuka sampai 18 Juli 2023.

Grab Ventures Velocity Batch 6 Bidik Startup ESG dan Digitalisasi UMKMStartup Finalis Program Akselerator GVV Batch 5/Dok. GVV

by Desy Yuliastuti

06 July 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE -  Perusahaan teknologi Grab kembali membuka program akselerator Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 6 pada Juni 2023. Mengusung tema Thriving Sustainably: Ensuring E-Commerce Enablers and ESG Ventures' Survival and Longevity, GVV kali ini mencari startup tahap awal di sektor Environment, Social, and Governance (ESG) serta bisnis startup yang mendukung digitalisasi UMKM.

Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi menyatakan, program akselerator GVV tahun ini fokus untuk mengembangkan sektor-sektor yang sejalan dengan prinsip Triple Bottom Line perusahaan yaitu Profit, People, dan Planet

“Kami berusaha untuk memastikan profitabilitas yang kami raih sejalan dengan kesejahteraan masyarakat tempat kami beroperasi, dan perlindungan lingkungan untuk generasi mendatang, ujarnya.

Pemilihan fokus startup ESG selaras dengan perkembangan di dunia, termasuk Asia Tenggara, dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini ditunjukkan dengan kesepakatan pendanaan startup ESG di Indonesia yang naik 72 persen  menjadi US$43 juta atau Rp642 miliar pada 2022, berdasarkan data Tech in Asia.

Program akselerator yang digagas Grab ini akan menyeleksi startup di Indonesia. Para startup terpilih akan mengikuti program selama 12-16 minggu untuk mengikuti serangkaian acara mulai dari workshop dengan para pelaku industri hingga pendampingan untuk pengembangan bisnis. Sampai batch ke-5, Grab Ventures Velocity sudah meluluskan sekitar 31 startup dari berbagai negara di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.

Upaya digitalisasi UMKM lewat GVV Batch 6

Selain sektor ESG, GVV juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung startup yang membantu digitalisasi UMKM. Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong 30 juta UMKM go digital pada 2024. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM, baru 20,76 juta UMKM yang melakukan digitalisasi usahanya per Desember 2022.

Beberapa sektor startup yang dapat berpartisipasi dalam GVV Batch 6 meliputi; 

  • Merchant enablers atau startup yang membantu operasional pelaku UMKM,
  • E-commerce enablers atau startup yang membantu UMKM menggunakan e-commerce
  • Social media enablers atau startup yang membantu UMKM mengelola media sosialnya, dan
  • ESG atau startup yang memiliki produk/layanan (enabler) yang membantu perusahaan mengukur dampak lingkungan, sosial dan tata kelola.

Lebih jauh, kriteria startup yang bisa mengikuti GVV Batch 6 antara lain; sudah mendapatkan pendanaan post-seed dari investor, memiliki operasional bisnis yang sudah berjalan, memiliki model bisnis yang jelas, serta mempunyai produk dan jasa yang mampu berkembang.

Nantinya, startup peserta akan mengikuti rangkaian program akselerator dan mendapatkan sejumlah manfaat seperti;

  • Pilot program: kesempatan untuk menghubungkan produk atau layanan startup ke basis pelanggan dan pengguna Grab (pengguna, mitra merchant, mitra pengemudi),
  • Workshop & mentorship: belajar dengan berbagai pakar industri tentang topik yang relevan,
  • Networking: terhubung dengan jaringan alumni GVV dan pemimpin perusahaan seperti Grab dan para mitra strategisnya,
  • Partnership: berkesempatan untuk menjalin kemitraan dengan Grab,
  • Pitching session dan kesempatan mendapat pendanaan: berkesempatan untuk mendapatkan pendanaan dari Venture Capital (VC),
  • Brand Awareness: disebutkan pada seluruh aktivitas online dan offline dengan mitra media.

Pendaftaran program GVV Batch 6 telah dibuka sejak 4 Juli dan akan ditutup pada 18 Juli 2023. Pengumuman startup terpilih akan dilakukan pada awal Agustus 2023.

GVV merupakan program akselerator startup Grab yang dimulai sejak 2018. Hingga penyelenggaraan batch 5 tahun lalu,  program tersebut telah meluluskan total 31 startup dari berbagai negara di Asia Tenggara, 26 diantaranya berasal dari Indonesia.

Pada penyelenggaraan GVV tahun lalu, 5 startup yang lolos yaitu Haus!, Little Joy Indonesia, Mangkokku, Off Foods, dan Plepah. Dari kelima startup itu, satu di antaranya mendapatkan pendanaan baru pada awal 2023.

Sejumlah alumni GVV pun masih menjalin kerja sama dengan Grab hingga saat ini. Beberapa di antaranya seperti Sayurbox, Majoo, Octopus, Dagangan, Mangkokku, dan Haus!.