BUSINESS

Penjualan Alat Berat UNTR Meroket 84,98 Persen, Pertambangan Dominasi

Pangsa pasar Komatsu 28 persen per November 2022.

Penjualan Alat Berat UNTR Meroket 84,98 Persen, Pertambangan DominasiIlustrasi alat berat United Tracktors, Dok. United Tracktors

by Eko Wahyudi

27 December 2022

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - PT United Tractors Tbk (UNTR) berhasil membukukan pertumbuhan penjualan alat berat sampai dengan November 2022. Perseroan melaporkan penjualan 5.457 unit alat berat merek Komatsu per November 2022, tumbuh 84,98 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang hanya menjual 2.950 unit.

Berdasarkan laporan bulanan terbaru perusahaan, penjualan Komatsu pada November 2022 mencapai 370 unit, turun dari realisasi penjualan Oktober 2022 yang mencapai 553 unit. Penjualan ke sektor pertambangan pada November 2022 masih mendominasi dengan kontribusi 63 persen, disusul sektor konstruksi 23 persen, agrobisnis 10 persen, dan kehutanan 4 persen.

Secara kumulatif, dalam periode sembilan bulan pertama 2022, penjualan ke sektor pertambangan mencapai 61 persen, konstruksi 19 persen, agrobisnis 9 persen, dan kehutanan 11 persen.

Pangsa pasar Komatsu per November 2022 secara tahun kalender mencapai 28 persen.

Portofolio UNTR lainnya

Dari segmen kontraktor pertambangan batu bara, UNTR melalui Pamapersada Nusantara (PAMA) telah memproduksi 105,2 juta ton sepanjang periode 11 bulan 2022. Realisasi tersebut lebih rendah daripada produksi Januari–November 2021 yang mencapai 107,3 juta ton. Penjualan batu bara UNTR melalui Tuah Turangga Agung pada November 2022 mencapai 645 ribu ton, turun dari Oktober 2022 yang mencapai 733 ribu ton.

Hingga November 2022, akumulasi penjualan batu bara UNTR mencapai 9,15 juta ton atau naik ketimbang periode yang sama tahun lalu yang sebesar 8,48 juta ton. Untuk komoditas emas, UNTR melaporkan Agincourt Resources menjual 24 ribu ons emas selama November 2022. Volume ini masih sama dibandingkan dengan Oktober 2022. Sepanjang Januari–November 2022, total penjualan emas mencapai 263.492 GEOs, lebih rendah dari tahun lalu yang mencapai 307.327 GEOs.

Kinerja kuartal III UNTR

Perseroan mencatat pendapatan bersih kuartal III-2022 mencapai Rp91,5 triliun, naik 58 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang menyentuh Rp57,82 triliun. Seluruh unit usaha ikut berkontribusi atas capaian tersebut.

Lebih mendetail: alat berat menyumbang 30 persen, kontraktor penambangan 36 persen, pertambangan batu bara 27 persen, pertambangan emas 6 persen, dan industri konstruksi 1 persen terhadap total pendapatan bersih konsolidasian.

Lini bisnis pertambangan batu bara menyumbang kenaikan pendapatan sampai 138 persen menjadi Rp24,36 triliun, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Kemudian, bisnis alat berat tumbuh 74 persen menjadi Rp27,4 triliun. Lini bisnis kontraktor penambangan mencatat pendapatan Rp33,2 triliun, atau naik 37 persen dari periode sama tahun lalu.

UNTR pun mencatat laba bersih Rp15,9 triliun, meroket 103 persen daripada periode sama tahun lalu yang Rp7,8 triliun.

Laba bersih per saham juga ikut naik 104 persen menjadi Rp4.283 dari periode sama tahun lalu yang mencapai Rp2.096. Jumlah aset melejit 25 persen menjadi Rp140 triliun dari periode sama tahun lalu yang Rp112 triliun.