Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

10 Perusahaan Gas Terbesar di Dunia, Pemimpin Industri!

10 Perusahaan Gas Terbesar di Dunia, Pemimpin Industri!
Ilustrasi industri gas (pexels.com/Diego F. Parra)
Intinya Sih
  • Gas alam tetap jadi sumber energi vital dunia, dimanfaatkan untuk listrik, pemanas, dan industri, dengan permintaan global yang terus meningkat di tengah kekhawatiran pasokan minyak.
  • Saudi Aramco memimpin daftar perusahaan gas terbesar dengan kapitalisasi pasar 1,667 triliun dolar AS, disusul ExxonMobil dan Chevron sebagai raksasa energi asal Amerika Serikat.
  • Perusahaan besar lain seperti PetroChina, Shell, CNOOC, TotalEnergies, ConocoPhillips, Sinopec, dan Enbridge turut mendominasi pasar global lewat produksi serta jaringan distribusi luas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Di tengah kekhawatiran pasokan minyak global, gas alam menjadi sorotan karena termasuk salah satu sumber energi penting. Gas alam masih menjadi komoditas energi penting dalam perekonomian global.

Gas alam banyak dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembangkit listrik, pemanas ruang, dan bahan bakar industri. Meningkatnya permintaan gas alam membawa banyak keuntungan bagi sejumlah perusahaan gas di dunia, terutama perusahan gas dengan nilai pasar terbesar.

Penasaran siapa saja perusahaan gas terbesar di dunia? Simak beberapa perusahaannya yang menjadi pemimpin industri.

1. Saudi Arabian Oil Company (Saudi Aramco)

Saudi Arabian Oil Company atau Saudi Aramco menduduki posisi teratas perusahaan gas terbesar di dunia. Dilansir Companies Market Cap, nilai kapitalisasi pasar Saudi Aramco menyentuh angka 1,667 triliun dolar AS.

Perusahaan migas asal Arab Saudi ini pertama kali berdiri pada tahun 1933. Mereka fokus pada kegiatan eksplorasi, produksi, hingga penjualan minyak mentah dan gas alam.

Produksi gas alamnya melimpah dengan kapasitas pemrosesan mencapai 19,1 miliar kaki kubik standar per hari (scfd) per akhir 2024. Pada 2030, Aramco menargetkan pertumbuhan produksi gas hingga 80 persen dibandingkan tahun 2021.

2. ExxonMobil

Posisi kedua ditempati oleh ExxonMobil dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai 628,18 miliar dolar AS. Sejak tahun 1882, ExxonMobil telah berkecimpung dalam industri migas dan berkembang menjadi pemain utama dalam sektor tersebut. 

Bisnis utamanya bergerak di sektor eksplorasi, produksi, hingga penjualan minyak mentah serta gas alam. Dilihat dari produksi gas alamnya, Exxon mampu memproduksi 8,47 miliar kaki kubik (bcf) per hari per Q1 2025.

3. Chevron

Chevron berhasil mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan minyak dan gas terbesar di dunia di peringkat ketiga. Perusahan ini bertahan dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar 379,79 miliar dolar AS berdasarkan laporan terbaru Companies Market Cap.

Raksasa energi asal Amerika Serikat ini mengoperasikan berbagai ladang gas global, menjadikannya memimpin industri. Kapasitas produksi gas alamnya besar dengan volume rata-rata 8.178 juta kaki kubik per hari (mcfd) per tahun 2024.

Operasional yang terintegrasi berskala global membuat sebagian besar perusahaan migas Amerika Serikat mendominasi pasar. Chevron juga terlibat dalam seluruh rantai pasok migas, mulai dari eksplorasi, produksi, distribusi, hingga penjualan.

4. PetroChina

Anak usaha dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) China National Petroleum, PetroChina tercatat menempati posisi keempat dalam daftar. Nilai kapitalisasi pasarnya tercatat sebesar 321,17 miliar dolar AS.

Dilansir Reuters, produksi gas alam PetroChina mencapai 5.133,8 miliar kaki kubik (bcf) per tahun 2024. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 4,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

5. Shell

Perusahaan gas terbesar di dunia berikutnya adalah Shell dengan rata-rata volume produksi sebesar 2.964 scfd per tahun 2024. Raksasa migas multinasional ini beroperasi di hampir seluruh negara di dunia. 

Shell awalnya didirikan pada April 1908 di Belanda dan memindahkan kantor pusatnya ke Inggris pada tahun 2021. Kegiatan utamanya mencakup eksplorasi dan produksi minyak serta gas, pengembangan gas alam cair (LNG), hingga investasi energi terbarukan.

Jaringan bisnis yang luas membuat perusahaan memiliki kapitalisasi pasar besar. Companies Market Cap melaporkan nilai kapitalisasi pasar Shell sebesar 235,94 miliar dolar AS.

6. China National Offshore Oil Corporation (CNOOC)

Bersama dengan PetroChina, China National Offshore Oil Corporation (CNOOC) menjadi salah satu pemain utama dalam industri migas. Perusahaan asal China menduduki peringkat keenam dengan kapitalisasi pasar sebesar 166,61 miliar dolar AS.

CNOOC bergerak di kegiatan eksplorasi dan produksi migas di lebih dari 20 negara. Selain produksi minyaknya yang melimpah, produksi gas alamnya diandalkan di industri. Volume produksinya dapat mencapai 2.386,4 mcfd per tahun 2024.

7. TotalEnergies

TotalEnergies adalah perusahaan migas ternama di dunia. Perusahaan asal Prancis ini terlibat pada seluruh proses, mulai dari hulu ke hilir. Mereka juga mengoperasikan stasiun pengisian bahan bakar di kawasan Eropa, Amerika Serikat, dan Afrika.

Bisnis gas alamnya cukup terkenal dengan rata-rata produksi 2.331 mcfd per tahun 2024. Sejak tahun 2021, TotalEnergies tercatat sebagai eksportir LNG terkemuka dengan mengirimkan lebih dari 10 juta ton setiap tahunnya ke seluruh dunia.

Berbicara tentang posisinya di industri, TotalEnergies memiliki kapitalisasi pasar sebesar 163,60 miliar dolar AS. Ini membuatnya menempati peringkat ketujuh.

8. ConocoPhillips

Berikutnya, ada ConocoPhillips dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai 142,79 miliar dolar AS. Perusahaan energi asal Amerika Serikat ini melakukan kegiatan penelusuran, produksi, dan pemasaran minyak mentah serta produk gas berskala global.

Perusahaan migas terkemuka ini tercatat sebagai perusahaan eksplorasi dan produksi independen terbesar di dunia. Bahkan, ConocoPhillips masuk ke dalam 10 perusahaan teratas pemasar gas alam di Amerika Serikat sejak tahun 2002. 

ConocoPhillips berkomitmen meminimalkan risiko dan dampak lingkungan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Di 13 negara operasinya, perusahaan ini menampung sekitar 10 ribu pekerja.

9. Sinopec

Sinopec berhasil mengikuti jejak PetroChina dan CNOOC dengan menempati peringkat kesembilan. Companies Market Cap mencatatkan kapitalisasi pasar Sinopec sebesar 118,31 miliar dolar AS.

Berbasis di Beijing, Sinopec dikenal sebagai salah satu produsen gas alam terbesar sekaligus perusahaan penyulingan terbesar di dunia. Produksi gas alam Sinopec dapat mencapai sekitar 39,57 miliar meter kubik (bcm) per tahun 2024.

10. Enbridge

Peringkat kesepuluh ditempati oleh Enbridge dengan memiliki kapitalisasi pasar sebesar 117,55 miliar dolar AS. Perusahaan pengiriman energi asal Kanada ini tercatat mengoperasikan utilitas gas alam terbesar di Amerika Utara. 

Enbridge mendistribusikan sekitar 20 persen gas alam untuk kebutuhan rumah tangga. Mereka dapat mengangkut gas alam sekitar 24,575 miliar kaki kubik per hari (bcf/d) per tahun 2025. 

Itu dia beberapa perusahaan gas terbesar di dunia yang memiliki kapitalisasi pasar tertinggi dan memimpin industri. Semoga bermanfaat!

FAQ seputar perusahaan gas terbesar di dunia

Apa perusahaan gas terbesar di dunia?

Saudi Arabia Oil Company atau Saudi Aramco menempati posisi teratas sebagai perusahaan gas terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasarnya. Perusahaan ini memiliki nilai kapitalisasi pasar sebesar 1,667 triliun dolar AS.

Apakah perusahaan gas terbesar juga fokus pada energi terbarukan?

Ya, sebagian besar perusahaan gas fokus pada energi terbarukan sebagai bagian dari transisi energi dan diversifikasi investasi.

Bagaimana tren perusahaan gas di tahun 2026?

Tren perusahaan gas di tahun 2026 diprediksi akan fokus pada peningkatan produksi migas, pengembangan infrastruktur, optimalisasi digital, dan transisi ke energi bersih.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yunisda Dwi Saputri
EditorYunisda Dwi Saputri
Follow Us

Latest in Business

See More