Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Profil INACO (JELI) dan Prospek Bisnisnya, Akan Melantai di BEI

Profil INACO (JELI) dan Prospek Bisnisnya, Akan Melantai di BEI
Logo PT Niramas Utama Tbk (JELI) atau INACO ()
Intinya Sih
  • PT Niramas Utama dengan merek dagang INACO, akan melantai di BEI dengan kode JELI pada 7 Juli 2026.

  • Produsen makanan dan minuman ini dikenal melalui berbagai produk andalannya, seperti Nata de Coco, Mini Jelly, Mini Pudding, dan Jelly Drink.

  • Dana IPO JELI akan dialokasikan untuk ekspansi bisnis, modal kerja, belanja modal, serta pelunasan sebagian utang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Niramas Utama, produsen makanan dan minuman merek INACO, mengumumkan rencana IPO dengan kode saham JELI. Perusahaan berupaya memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi bisnis melalui aksi tersebut.

Didirikan pada 1990, INACO telah berkembang menjadi salah satu produsen makanan berbasis kelapa terbesar di Indonesia. Namanya lekat dengan produk Nata de Coco, jeli mini, dan minuman jeli yang telah dipasarkan secara luas di dalam maupun luar negeri.

Menjelang IPO, profil INACO serta prospek bisnisnya ulai menarik perhatian investor. Lalu, seperti apa perjalanan bisnis PT Niramas Utama? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Table of Content

Profil INACO (JELI)

Profil INACO (JELI)

INACO adalah perusahaan manufaktur terkemuka di Indonesia. Nama “INACO” merupakan singkatan dari Indonesian Nata de Coco.

Bidang usaha INACO berfokus pada industri makanan dan minuman penutup berbasis kelapa dan serat alami. Selain mendominasi pasar domestik, INACO berhasil menembus pasar global dengan mengekspor ke lebih dari 30 negara, seperti Thailand, Jepang, Kanada, Australia, dan Amerika Serikat.

Operasional perusahaan didukung fasilitas manufaktur berstandar internasional dan jaringan distribusi luas mencakup 251 titik di Indonesia. INACO  memiliki beberapa fasilitas produksi utama untuk menjalankan bisnis, di antaranya:

  • Kantor pusat terlekat di Jalan Raya Bekasi Tambun KM.39.5, Jatimulya, Kec. Tambun Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
  • Pabrik berada di Pontianak, Sukabumi, dan Pandaan.

Sejarah berdirinya INACO

PT Niramas Utama didirikan oleh Adhi Lukman pada 1990 dengan fokus awal memproduksi Nata de Coco untuk pasar ekspor, terutama Jepang dan Taiwan. Seiring meningkatnya permintaan, perusahaan terus memperluas kapasitas produksi.

Pada 1994, Niramas Utama mulai memasuki pasar domestik melalui peluncuran produk siap konsumsi dengan merek INACO. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen ritel Indonesia sekaligus memperluas jangkauan bisnis perusahaan.

Setelah lebih dari 35 tahun beroperasi, INACO tumbuh menjadi salah satu merek makanan dan minuman berbasis kelapa yang dikenal luas di Indonesia. Perusahaan juga terus menghadirkan inovasi produk berbahan dasar kelapa, aloe vera, dan konyaku yang diolah menjadi jeli, puding, serta minuman siap konsumsi.

Daftar produk INACO

Nata de coco

  • INACO nata de coco cup (rasa mangga, leci, stroberi dengan biji selasih, jeruk dengan biji selasih, dan jambu biji dengan biji selasih)
  • INACO nata de coco pouch (rasa mangga, leci, cocopandan, stroberi, vanilla, dan frambozen dengan biji selasih)
  • INACO nata de coco bag (rasa stroberi dengan biji selasih, jeruk dengan biji selasih, dan vanilla)
  • INACO nata de coco bucket (potongan kecil dan potongan besar)

Mini jelly dan mini pudding

  • INACO mini jelly boi (3 buah)
  • INACO mini jelly (isi 5 buah, 15 buah, 25 buah, dan 50 buah)
  • INACO mini jelly 2 kilogram (rasa campuran)
  • INACO mini jelly 10 kilogram
  • INACO mini pudding (isi 3 buah, 10 buah, dan 25 buah)
  • INACO mini pudding 10 kilogram
  • INACO mini jelly dan mini pudding (40 buah)

Pudding

  • INACO pudding cup (rasa Hokkaido melon, mangga, markisa, dan yogurt)
  • INACO pudding Nusantara 3 aneka rasa (Jakarta, Raja Ampat, Bromo, dan Bali)

Jelly drink dan I’m Coco drinks

  • INACO jelly drink (rasa mangga, stroberi, dan blackcurrant)
  • INACO I'm Coco (rasa yogurt, leci, stroberi, cocomelon, dan mangga)

Aloe vera

  • INACO aloe vera cup (rasa leci, persik, dan pisang)
  • INACO aloe vera pouch (rasa leci, persik, dan pisang)

Produk lainnya

  • INACO energel
  • INACO konnyaku jelly
  • INACO jelly gum
  • INACO mini bites (rasa barbeque Korea, ayam pedas Korea, dan rumput laut Korea)
  • INACO bubble boi (rasa permen karet, leci, dan blackcurrant)
  • INACO mini gummies – gummy candy
  • INACO frozen mix – permen lunak gummy

Kinerja keuangan INACO

Berdasarkan dokumen prospektus perusahaan, INACO mencatatkan pendapatan sekitar Rp753,05 miliar pada 2025. Angka tersebut turun 4,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp788,43 miliar.

Meski pendapatan turun, perusahaan sukses mencatatkan lonjakan laba bersih di periode yang sama. Laba bersih INACO mencapai Rp39,02 miliar, naik lebih dari 200 persen dari Rp12,91 miliar pada tahun sebelumnya.

Lonjakan profitabilitas yang signifikan dipicu oleh keberhasilan manajemen dalam menerapkan program efisiensi biaya operasional secara ketat. Hal ini tercermin dari penurunan beban pokok penjualan yang berhasil ditekan ke level Rp462,27 miliar. 

IPO JELI mengincar dana Rp392 miliar

PT Niramas Utama mengumumkan rencana penawaran umum perdana (IPO) dana resmi melantai di BEI pada 7 Juli 2026.

JELI akan disebar sebanyak 350 juta saham baru atau setara 25,93 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum. Harga penawaran saham JELI berada di kisaran Rp900–Rp1.120 per lembar saham, berpotensi menghimpun dana segar mencapai Rp392 miliar.

Sebagian besar dana IPO JELI akan digunakan untuk ekspansi kapasitas produk. Berikut rinciannya:

  • Penyertaan modal ke PT NPS untuk meningkatkan kapasitas produksi gummy candy dan jelly (51,04 persen)
  • Modal kerja untuk bahan baku, operasional, dan pemasaran (19,97 persen)
  • Belanja modal, seperti pembelian mesin produksi dan peningkatan kapasitas gudang serta logistik (18,26 persen)
  • Pelunasan utang ke Bank Mandiri yang akan menurunkan utang dari Rp94 miliar menjadi Rp54 miliar (10,63 persen).

Masa penawaran umum JELI berlangsung 1–3 Juli 2026 melalui e-IPO atau melalui perusahaan efek yang menjadi partisipan sistem. Pada periode tersebut, calon investor dapat melakukan pemesanan.

FAQ seputar profil INACO (JELI)

INACO Jelly adalah perusahaan apa?

INACO Jelly diproduksi oleh PT Niramas Utama, perusahaan manufaktur makanan dan minuman Indonesia yang berdiri sejak 1990.

Siapa pendiri INACO?

Pendiri INACO (PT Niramas Utama) adalah Adhi S. Lukman. Ia merupakan sosok di balik kesuksesan merek makanan dan minuman ini

Apa saja produk INACO?

Produk INACO mencakup olahan nata de coco, jeli, puding, dan minuman. Produknya populer untuk camilan sehat sehari-hari karena terbuat dari bahan alami pilihan.

Kapan IPO JELII?

PT Niramas Utama akan melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026 dengan kode saham JELI.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ana Widiawati
EditorAna Widiawati

Related Articles

See More