Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Garuda Indonesia (GIAA) Gandeng SAS, Perluas Jaringan Penerbangan ke Eropa Utara

Garuda Indonesia (GIAA) Gandeng SAS, Perluas Jaringan Penerbangan ke Eropa Utara
potret Boeing 737 NG milik Garuda Indonesia di Bandara Adisutjipto (commons.wikimedia.org/Gunawan Kartapranata)
Intinya Sih
  • Garuda Indonesia menjalin kerja sama codeshare dengan Scandinavian Airlines (SAS) untuk memperluas konektivitas penerbangan antara Indonesia dan kawasan Nordik.
  • Kolaborasi ini memungkinkan penumpang dari kedua maskapai mengakses rute terintegrasi menuju kota-kota utama seperti Jakarta, Bali, Copenhagen, Stockholm, dan Oslo melalui hub internasional tertentu.
  • Perjanjian ditandatangani pada 7 Juni 2026 di Rio de Janeiro dan penerbangan perdana dijadwalkan mulai 15 Juni 2026, termasuk manfaat bagi anggota GarudaMiles dan EuroBonus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) memperluas jangkauan jaringan internasional melalui kerja sama codeshare dengan Scandinavian Airlines (SAS), maskapai asal Skandinavia. Kemitraan ini membuka akses penerbangan yang lebih luas antara Indonesia dan kawasan Nordik.

Kerja sama ini ditargetkan mendukung pertumbuhan arus wisatawan, bisnis, dan hubungan ekonomi, sekaligus memperkuat posisi kedua maskapai di pasar Asia dan Eropa Utara.

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro menyampaikan di tengah dinamika industri penerbangan global yang terus berkembang, kolaborasi menjadi elemen penting dalam menghadirkan jaringan yang semakin relevan dan bernilai bagi pelanggan.

Melalui skema codeshare, pelanggan Garuda Indonesia dan SAS akan memperoleh pilihan rute yang lebih terintegrasi menuju sejumlah destinasi di Indonesia maupun kawasan Skandinavia. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antaranggota aliansi penerbangan global SkyTeam.

"Melalui kemitraan ini, Garuda Indonesia dan SAS berbagi visi yang sama untuk menghadirkan konektivitas yang lebih luas, seamless, dan berdaya saing, sekaligus membuka akses yang lebih besar antara Indonesia, Asia Tenggara, dan kawasan Nordik," ujar Thomas dalam siaran pers, Kamis (11/6).

.Maskapai plat merah itu membidik perluasan pangsa pasar serta menghadirkan peluang baru bagi pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, hingga mobilitas masyarakat antarwilayah.

"Kami optimistis kolaborasi ini akan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu gerbang utama perjalanan di kawasan Asia Tenggara," katanya.

Kolaborasi ini memungkinkan penumpang dari negara-negara Nordik akan memiliki akses yang lebih mudah menuju Jakarta dan Bali. Sebaliknya, pelanggan dari Indonesia dapat terhubung ke sejumlah kota utama di Skandinavia, seperti Copenhagen, Stockholm, dan Oslo, melalui hub internasional yang dilayani kedua maskapai yakni Amsterdam, Tokyo (Haneda), dan Bangkok. Pengoperasian jaringan tersebut akan dilakukan secara bertahap.

Adapun, perjanjian codeshare antara Garuda Indonesia dan SAS ditandatangani pada 7 Juni 2026 di sela penyelenggaraan IATA Annual General Meeting di Rio de Janeiro, Brasil.

Presiden dan Chief Executive Officer SAS, Anko Van der Werff, menyebut Indonesia sebagai salah satu pasar strategis bagi pengembangan jaringan SAS di Asia. "Dengan memperkuat konektivitas ini, kami membuka lebih banyak peluang untuk menghubungkan kawasan Nordik dengan salah satu pasar paling dinamis di Asia," ujar Van der Werff.

Selain memperluas jaringan penerbangan, kerja sama tersebut mencakup manfaat tambahan bagi anggota program loyalitas GarudaMiles dan EuroBonus. Penjualan tiket melalui kanal resmi kedua maskapai dijadwalkan mulai tersedia pada pertengahan Juni 2026. Adapun, penerbangan perdana dalam skema kerja sama tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 15 Juni 2026.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Related Articles

See More