Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Anak Usaha PGAS, SAKA, Target Produksi 2026 Naik 10%, Ini Strateginya

Anak Usaha PGAS, SAKA, Target Produksi 2026 Naik 10%, Ini Strateginya
Fasilitas PT Saka Energi Indonesia (PGN Saka). (Dok. Website Saka Energi)

Jakarta, FORTUNE - Anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN, PT Saka Energi Indonesia (SAKA), menargetkan produksi net sebesar 24.000 BOEPD (barrels of oil equivalent per day) pada 2026, naik 10,4 persen (YoY). Bagaimana strategi untuk mewujudkan target tersebut?

Perusahaan menjelaskan, target itu akan diraih melalui optimalisasi lapangan, pelaksanaan program pemboran sumur produksi baru, kegiatan workover pada sumur yang sudah ada, juga peningkatan keandalan (reliability) dan efisiensi operasional.

"Target produksi pada 2026 yang ditetapkan merupakan wujud komitmen kami untuk terus memperkuat kinerja produksi melalui strategi yang terintegrasi, optimalisasi aset existing, serta pengembangan potensi sumber daya migas," kata Direktur Utama SAKA, Intan Fauzi dalam keterangan resminya, Senin (9/3).

Sebelumnya, pada akhir 2025, SAKA telah melakukan pengeboran sumur pengembgangan UPA-17ST di Wilayah Kerja (WK) Pangkah. Saat ini, fasilitas tersebut dilaporkan sudah berstatus onstream dengan hasil produksi sebesar 2.430 BPOD minyak dan 2,3 MMSCFD (million standard cubic feet per day) gas.

Sepanjang 2025, SAKA telah merealisasikan 3 sumur pengembangan dan 2 kegiatan workover, melampaui rencana awal perusahaan. Di WK Pangkah, hal tersebut turut mendorong realisasi produksi minyak mencapai 113 persen di atas target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

Intan mengatakan, keberhasilan tersebut didukung oleh berbagai inisiatif peningkatan efisiensi dan keandalan operasional. Itu termasuk pengeboran terhadap sumur pengembangan SID-5, yang berkontribusi signifikan terhadap kenaikan produksi perusahaan.

Selain mendorong peningkatan produksi, SAKA pun berupaya memperkuat portofolio aset lewat kegiatan eksplorasi. Perusahaan sudah menggelar survei geofisika dan geoteknik pada salah satu aset eksplorasi, yaitu WK Pekawai. Kegiatan pemboran sumur eksplorasi selanjutnya akan membuka peluang penambahan potensi sumber daya migas dan mempertahankan kesinambungan produksi jangka panjang perusahaan.

"Melalui optimalisasi produksi dan kegiatan eksplorasi, kami berharap upaya ini dapat menjaga pertumbuhan Perusahaan yang berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap kemandirian energi nasional," kata Intan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Business

See More

Perlukah Dana Darurat setelah Lebaran? Ini Cara Menyiapkannya

10 Mar 2026, 21:05 WIBBusiness