Imbas Divestasi PLTU, TBS Energi Utama Rugi US$162,3 Juta di 2025
Jakarta, FORTUNE - Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menurun 5,16 persen (YoY) dari US$385,78 juta menjadi US$365,86 juta pada 2025.
Sejalan dengan itu, laba bersih perseroan pada 2025, yang mencapai US$25,36 juta, pun berbalik menjadi rugi bersih senilai hampir US$162,27 juta. Penyebabnya adalah merosotnya harga batu bara global sepanjang 2025. Ditambah lagi dengan adanya kerugian non-kas dan tidak berulang karena dampak divestasi aset Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebesar US$97 juta.
TBS menilai, realisasi rugi akuntansi di tahap tersebut merupakan bagian dari proses transisi sekali yang diperlukan. "Keputusan penyesuaian struktural diambil dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang, guna mengakselerasi pertumbuhan pada tiga pilar bisnis masa depan perseroan (pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan kendaraan listrik)," kata Direktur TBS Energi Utama, Juli Oktarina dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (10/3).
Secara detail, pada 2025, perseroan membukukan pendapatan senilai US$155,4 juta dari pengelolaan limbah. Itu setara dengan 41 persen dari total pendapatan perseroan.
Sementara itu, segmen pertambangan dan batu bara perseroan mencatatkan pendapatan senilai US$194,6 juta atau 51 persen dari seluruh pendapatan perseroan. Angka tersebut turun signifikan dibandingkan kontribusi sebesar 81 persen pada periode yang sama pada 2024.
"Penurunan proporsi ini mencerminkan arah strategis TBS untuk secara bertahap menurunkan eksposur terhadap batu bara sekaligus mempercepat pergeseran menuju portofolio yang lebih berkelanjutan," ujar Juli.
TBS memandang diversifikasi bisnis sebagai kunci resiliensi dan mitigasi risiko dalam menghadapi volatilitas pasar energi global. Langkah itu dibarengi oleh divestasi dua unit PLTU yang sebelumnya mewakili sekitar 86 persen emisi portofolio pembangkit perseroan atau sekitar 1,4 juta ton CO2 per tahun. Selain itu, perseroan juga mulai menerapkan skema rent-to-own pada ekosistem motor listrik Electrum.

















