Emitten Grup Salim, Indomobil (IMAS) Akuisisi Mayoritas Saham Nissan Motor

- PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melakukan akuisisi mayoritas saham Nissan Motor Co. Ltd di PT Nissan Motor Indonesia (NMI) melalui anak usahanya, PT National Assemblers (NA).
- Akuisisi ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja usaha di Indomobil Group dengan menambahkan portofolio perusahaan yang bergerak di bidang perakitan kendaraan bermotor.
- Pada penutupan perdagangan Rabu (29/8), saham IMAS menguat 4,44 persen atau bertambah 50 poin menjadi Rp1.175 per saham.
Jakarta, FORTUNE - Emiten otomotif Grup Salim, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melalui anak usahanya, PT National Assemblers (NA) mengakuisisi saham Nissan Motor Co. Ltd di PT Nissan Motor Indonesia (NMI).
Direktur Utama Indomobil Sukses Internasional, Jusak Kertowidjojo mengatakanakuisisi ini telah terikat dalam Akta Jual Beli Saham pada 29 Agustus 2025. Adapun PT National Assemblers merupakan anak usaha IMAS dengan kepemilikan saham sebesar 99,9 persen
"Setelah pengambilalihan saham dilakukan, National Assemblers (NA) akan memiliki 99,9 persen kepemilikan saham dalam NMI,” ujar Jusak Kertowidjojo dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Jumat (29/8)
Akuisisi ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja usaha di Indomobil Group dengan menambahkan portofolio perusahaan yang bergerak di bidang perakitan kendaraan bermotor.
IMAS tercatat mengantongi laba bersih sebesar Rp43,15 miliar pada semester I 2025, meningkat 9,36 persen dari laba periode serupa tahun 2024 yang sebesar Rp39,46 miliar.
Seiring dengan itu, pendapatan tumbuh 2,54 persen menjadi Rp14,76 triliun dari Rp14,39 triliun. Laba kotor emiten ini pun terkerek 5,71 pesen menjadi Rp3,09 triliun dari Rp2,92 triliun, sehingga menghasilkan margin laba kotor 20,94 persen, naik tipis dari 20,31 persen di tahun lalu.
Pada pos penjualan ke pihak ketiga berkontribusi 92,70 persen dari total pendapatan, atau Rp13,68 triliun. Sedangkan penjualan ke pihak berelasi mencetak nilai Rp1,07 triliun.
Berdasarkan wilayah, penjualan IMAS di Pulau Jawa tercatat mencapai Rp10,56 triliun, meningkat 14,24 persen. Sementara penjualan luar Pulau Jawa tergerus 18,45 persen menjadi Rp4,19 triliun.
Bersamaan dengan pengumuman akuisisi ini, pada penutupan perdagangan Rabu (29/8), saham IMAS menguat 4,44 persen atau bertambah 50 poin menjadi Rp1.175 per saham.