Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Uji Produksi Pertama Sumur Blok Rokan Tembus 1.274 BPOD

Sumur minyak yang dikelola PT Pertamina Hulu Rokan (PHR)
Sumur minyak yang dikelola PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). (Dok. Pertamina)
Intinya sih...
  • PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) uji coba produksi pertama sumur Libo SE #86 di Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
  • Sumur migas tersebut mampu menghasilkan hingga 1.274 barel minyak per hari (BOPD) tanpa tercampur air.
  • PHR menerapkan strategi teknis presisi dan inovatif untuk memaksimalkan potensi di lapisan Top Menggala pada kedalaman 5.680 kaki.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melakukan uji coba produksi pertama sumur Libo SE #86 di Siak, Riau. Sumur migas tersebut mampu menghasilkan hingga 1.274 barel minyak per hari (BOPD).

General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko, mengatakan hasil produksi sumur ini menunjukkan angka nol persen water cut, artinya hidrokarbon yang keluar dari perut bumi tersebut murni minyak tanpa tercampur air. Hal ini merupakan capaian positif bagi pengembangan lapangan minyak di Blok Rokan.

"Kami menerapkan strategi teknis yang presisi dan inovatif untuk memaksimalkan potensi di lapisan Top Menggala pada kedalaman 5.680 kaki dan dengan maksimal permeabilitas (perm) 2.2 Darcy," katanya dalam keterangan resmi dikutip Rabu (18/2).

PHR menerapkan metode pelubangan pipa sumur secara selektif untuk memastikan minyak mengalir dari titik kedalaman reservoir yang paling potensial. Kemudian optimasi pompa ESP, berupa penggunaan pompa listrik rendam dengan laju rendah yang disesuaikan dengan karakteristik laju produksi optimal sumur.

Selian itu, dilakukan pemasangan alat berupa kombinasi Advanced Gas Handler (AGH) di pompa bawah permukaan dan Gas Separator di fasilitas permukan untuk memastikan aliran minyak tetap stabil meskipun terdapat kandungan gas (gassy condition).

Bersamaan dengan itu, PHR juga melanjutkan pengeboran sumur Libo SE #88 di lokasi wellpad yang sama. Total masih terdapat empat sumur tambahan yang akan segera dibor, dengan tujuan mengangkat potensi minyak di area Libo SE secara maksimal.

"Keberhasilan ini merupakan awal yang baik, PHR berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi migas nasional dengan melakukan pengeboran berkelanjutan di area yang sama," ujar Andre.

Adapun, daerah operasi WK Rokan memiliki luas sekitar 6.200 km2 berada di tujuh kabupaten/kota Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi Pertamina.

Share
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .
Follow Us

Latest in Business

See More

Profil PT Ormat Geothermal Indonesia dan Jejak Globalnya

18 Feb 2026, 13:28 WIBBusiness