Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Resep Bangun Tim Solid dari Bos Shell Indonesia: Dimulai dari Purpose

DRA_1890 copy.jpg
Managing Director Lubricants Shell Indonesia Andri Pratiwa saat menjadi narasumber Fortune Indonesia Summit 2026 pada sesi bertajuk Crafting the New Way of Leadership di The Westin Jakarta, Kamis (12/2). (Dok. IDN)
Intinya sih...
  • Membangun tim solid dimulai dari tujuan atau purpose yang jelas dan dipahami bersama.
  • Shell Indonesia menerapkan kultur 3H sebagai pedoman perilaku karyawan: Hunger, Humble, dan Helpful.
  • Keteladanan pemimpin dalam komunikasi yang jelas dan budaya positif yang menular menjadi kunci membangun organisasi yang solid.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Kepemimpinan yang kuat dalam organisasi besar bukan sekadar urusan struktur atau pengawasan ketat. Managing Director Lubricants Shell Indonesia, Andri Pratiwa, menegaskan fondasi tim yang tangguh bermula dari sebuah tujuan atau purpose.

Tanpa arah yang dipahami bersama, organisasi mustahil bergerak dalam satu irama. Pemimpin tidak boleh hanya berhenti pada pemberian instruksi atau penetapan standar operasional. Menurut Andri, esensi kepemimpinan terletak pada kemampuan menciptakan dan menurunkan purpose ke seluruh jenjang organisasi.

“Karena ini saya berilustrasi kenapa purpose itu penting all the way top to the bottom,” ujar Andri saat menjadi narasumber Fortune Indonesia Summit 2026 pada sesi Crafting the New Way of Leadership di The Westin Jakarta, Kamis (12/2).

Guna menggambarkan urgensi tujuan dalam menyatukan perilaku, Andri membandingkan dua peristiwa besar: Perang Dunia II dan Perang Vietnam. Pada Perang Dunia II, prajurit Amerika Serikat memiliki satu visi kolektif melawan tirani meski secara teknologi belum tentu unggul.

Kondisi tersebut kontras dengan Perang Vietnam. Banyak tentara dikirim ke medan tempur tanpa memahami alasan keberadaan mereka di sana. “It’s all about the purpose,” kata Andri.

Prinsip filosofis ini pula yang menjadi mesin penggerak Shell Indonesia. Dahulu, Indonesia dipandang sebagai pasar kecil dalam peta bisnis pelumas global. Namun, perusahaan menetapkan visi besar untuk membawa nama Indonesia mendunia. Hasilnya, energi kolektif tersebut membawa perubahan signifikan pada posisi tawar perusahaan.

“Indonesia menjadi the largest investment country sekaligus the fastest growing market di bisnis pelumas Shell global,” kata Andri.

Pentingnya keteladanan pemimpin

030A4277 copy.jpg
President Director Samudera Indonesia Bani Mulya (tengah) dan Managing Director Lubricants Shell Indonesia Andri Pratiwa (kanan) saat menjadi narasumber Fortune Indonesia Summit 2026 pada sesi bertajuk Crafting the New Way of Leadership di The Westin Jakarta, Kamis (12/2). (Dok. IDN)

Namun, tujuan saja tidak cukup. Andri menekankan bahwa komunikasi yang jelas harus diikuti oleh keteladanan. “Walk the talk, build the culture,” ujarnya.

Untuk itu, Shell Indonesia merumuskan kultur 3 H sebagai pedoman perilaku seluruh karyawan: Hunger, Humble, dan Helpful.

Hunger adalah mentalitas ingin menang, dorongan untuk memberi performa terbaik, dan keinginan untuk terus belajar.

Humble berarti menghormati semua orang dan selalu siap belajar, bahkan dari office boy.

“Kerendahan hati itu membuka pintu insight,” kata Andri.

Helpful merangkum esensi kolaborasi. Banyak organisasi mengklaim diri sebagai one team, tetapi perilakunya tidak mencerminkan semangat itu.

“Kolaborasi itu harus dimulai dari kita sendiri,” ujarnya.

Andri menggambarkan budaya positif sebagai sesuatu yang menular. Jika seorang pemimpin bersikap terbuka, membantu orang lain, dan menjaga hubungan baik, maka tim akan bereaksi dengan energi yang sama.

“Itu hukum alam,” ujarnya.

Bagi Andri, membangun organisasi yang solid bukanlah proyek jangka pendek. Ia adalah perpaduan tiga elemen: purpose, culture, dan how-to. Purpose menyatukan arah. Culture membentuk perilaku. Dan how-to menjadi peta jalan yang memastikan semua berjalan dalam eksekusi yang tepat.

“Itulah yang membuat organisasi bekerja sebagai satu tim. Kolaboratif, positif, dan solid,” katanya.

 

 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bonardo Maulana
EditorBonardo Maulana
Follow Us

Latest in Business

See More

Bluebird: Kompetitor Jadi Refleksi untuk Perkuat Value Proposition

13 Feb 2026, 14:50 WIBBusiness